property

Olympic Group Bakal Bangun Hunian Seluas 30 Hektar di Bogor

Anggi SS | Kamis, 30 Novermber 2017 11:43 WIB | PRINT BERITA

ist

BOGOR, WB – Olympic Group semakin serius melakoni bisnis property, buktinya, Rabu (29/11/2017) kemarin korporasi yang memulai bisnis furniture ini melakukan groundbreaking  infrastruktur kawasan Olympic City  seluas ±30 Ha di Jantung Kota Bogor Utara.

 

Menurut Founder Olympic Development, Au Bintoro, pengembangan   usaha ini merupakan bentuk  komitmennya dalam memberikan  peran aktif menjadi mitra terpercaya dalam mengembangkan Kota Bogor yang lebih baik. 

 

“Olympic City bersama dengan Olympic Development membuat sebuah Mahakarya yaitu Mega Proyek Olympic City yang dipersembahkan untuk kota Bogor,” ujar Au Bintoro.

 

Menurut Au Bintoro, Olympic City merupakan produk inovasi untuk mewujudkan Ekspansi Olympic yang lebih dikenal masyarakat umum sebagai bisnis furniture menjadi media pengembangan bisnis properti yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat di era globalisasi melalui  kawasan yang memiliki infrastruktur dan fasilitas terlengkap, serta berlokasi strategis dan multi akses di kota Bogor Jawa Barat.”

 

Dalam kesempatan ini pihaknya juga melakukan penandatangan MOU antara Olympic City dengan China Construction Third Engineering Bureau co, LTD, perusahaan tersebut merupakan kontraktor terbesar di China.

 

Sementara itu, Imelda Fransisca selaku CEO Olympic City akan terus berperan aktif mewujudkan Olympic City menjadi kawasan pemukiman modern, dengan konsep green area yang terintegrasi dengan kawasan bisnis dan komersial yang terdiri dari pusat perbelanjaan,  kuliner, perkantoran, fasilitas pendidikan dan kesehatan yang inovatif dan monumental di Kota Bogor.

 

Turut hadir  dalam acara ini adalah Bapak Walikota Bogor Bima Arya yang  telah melakukan  kerjasama dengan Olympic City  untuk pemenuhan kebutuhan hunian bagi warga Kota Bogor.

 

 

DP 0 Persen

Ditengah keterbatasan lahan hunian di Kota Bogor, Olympic City hadir memberikan solusi dengan mengembangkan sebuah hunian modern yang terintegrasi  dengan kawasan Central Business District (CBD).

 

Tak hanya itu sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Kota Bogor, kali ini  Olympic city menggandeng pemkot Bogor  dengan menawarkan DP 0 persen  khusus bagi warga yang bisa menunjukan KTP warga Kota Bogor hingga akhir tahun ini.

 

Menurut Imelda Fransisca, DP 0 Persen ini diberikan bertepatan dengan Hari Bangkit Olympic yang ke-39  sebagai bentuk apresiasi dan wujud terimakasih terhadap warga Kota Bogor. “Tanpa peran serta warga Kota Bogor kami juga tidak akan seperti ini, dan sebagai wujud terimakasih kami ingin dedikasikan kepada warga Kota Bogor hunian tanpa DP alias DP 0 Persen,”ujar Imelda.

 

Sehingga lanjut Imelda bagi warga Kota Bogor yang belum memiliki tempat tinggal atau ingin berinvestasi, pilihan hunian di Olympic City ini sudah sangat tepat.  Miss Indonesia tahun 2005 ini juga menyebutkan hunian yang diberi nama Pine Garden  ini dikembangkan dengan berbagai fasilitas sarana dan prasarana bisnis, retail dan lifestyle.

 

Imelda berharap Olympic City mendapat tempat  dari semua kalangan sehingga secara tidak langsung  bisa memberikan kontribusi lebih kepada warga Kota Bogor dan sekitarnya untuk mendapatkan hunian yang aman, nyaman dan ramah lingkungan.

 

Kendati demikian,  pihaknya  ingin menjadikan Olympic City ini bukan hanya sebagai bisnis minded. Sebaliknya ia  ingin menjadikan Olympic City ini menjadi hunian ramah lingkungan. “Kami juga  tetap concern dengan lingkungan salah satunya dengan menyediakan ruang terbuka hijau dengan konsep satu pohon untuk dua orang kehidupan manusia,” ujarnya.[]

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Inilah Tantangan Pewayangan di Era Milenial

15 April 2018 | 09:19 WIB

Beragam persoalan dan tantangan dunia pedalangan menjadi perbincangan hangat dalam sarasehan yang digelar Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) dengan tema “Quo Vadis PEPADI” di Hotel Santika TMII, Sabtu (14/4/2018).

Kongres Ikatan Apoteker Indonesia, Inilah Kriteria Calon Ketua Umumnya

17 April 2018 | 12:28 WIB

Dibeberapa negara maju, apoteker masuk dalam katagori 10 profesi terpercaya lantaran bersinggungan langsung dengan kesehatan masyarakat. Sementara di Indonesia, profesi apoteker belum mendapat apresiasi yang layak.

Pemerintah Kurang Peduli Terhadap Nasib Wayang dan Dalang

16 April 2018 | 14:18 WIB

Negara dan Pemerintah terkesan kurang peduli dengan harkat seni dan martabat seniman sebagai pengawal jati diri bangsa. Keberpihakan Pemerintah terhadap nasib Dalang dan Wayang masih dirasa memprihatinkan.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber