dunia

Kesulitan melafalkan kata, Trump Alami Keluh Lidah ?

Purnama | Minggu, 10 Desember 2017 09:24 WIB | PRINT BERITA

ist


WASHINGTON,  WB - Gedung Putih menyatakan, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menjalani pemeriksaan medis publik awal tahun depan di Walter Reed National Military Medical Center. Trump kesulitan melafalkan kata-kata secara jelas mirip gejala kelu lidah.


Gejala itu terjadi saat akhir pidatonya tentang pengumuman Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel pada hari Rabu lalu. Dia menyuarakan beberapa kata seperti "sh”, ketika melafalkan kalimat ”and God bless the United Shtesh”. Kata `Shtesh` semestinya `State` sehingga kalimat tersebut bermakna ”dan Tuhan memberkati Amerika Serikat”.


Kondisi yang dialami Trump itu memicu spekulasi publik di media sosial. Ada yang menduga Presiden AS itu mengalami stroke. Ada juga yang menduga kesulitan bicara dengan gigi palsu.



"Apakah ada orang lain yang melihat Trump mengejek menjelang akhir pidato di Israel? Seperti seseorang yang gigi palsunya terlepas? Saya serius," tulis pengguna akun @SassyProf.


"Trump jelas sangat sakit selama pidatonya tentang Yerusalem, tidak masuk akal dalam satu kalimat, menyayat beberapa kata, mengendus berlebihan dan terlihat sangat buruk.Kapan Gedung Putih akan membuat sebuah pernyataan?," tulis pengguna akun @dm1borden.



Juru bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders pada hari Kamis waktu Washington menyebut spekulasi publik tersebut sangat menggelikan. "Tenggorokan presiden sudah kering, tidak lebih dari itu," katanya, seperti dikutip dari NBC News, Jumat (8/12/2017).


Sanders mengatakan bahwa Trump dijadwalkan menjalani uji medis rutin awal tahun depan di Walter Reed National Military Medical Center.


Di usia 70 tahun, Trump tercatat sebagai orang tertua yang pernah terpilih menjadi presiden. Menjawab keraguan tentang kapasitasnya untuk berkantor di Gedung Putih, dokter pribadinya, Dr. Harold Bornstein, menulis sebuah surat keterangan sehat.



"Tuan Trump, saya dapat menyatakan dengan tegas, akan menjadi individu paling sehat yang pernah terpilih menjadi presiden," bunyi keterangan dokter.[]








EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Rusia Ingin Ajukan Perdamaian Resmi dengan Jepang

13 September 2018 | 16:30 WIB

Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan ingin menandatangani perjanjian perdamaian resmi dengan Jepang untuk mengakhiri permusuhan Perang Dunia II, menjelang akhir tahun tanpa syarat.

Ganti Logo, Pengguna Snapchat Malah Berkurang 3 Juta Orang

13 September 2018 | 14:12 WIB

Snap Inc mengonfirmasi bahwa pengguna aktif harian Snapchat terus berkurang, dan mencapai 3 juta, dari 191 juta orang ke 188 juta orang, akibat perubahan desain.

Alami Krisis Ekonomi Venezuela Minta Bantuan China

17 September 2018 | 10:11 WIB

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, berusaha mendapatkan bantuan dari salah satu pemberi pinjaman terbesar dunia, China, untuk membantu negara Amerika Selatan yang sedang mengalami krisis serius tersebut.

Oktober Aplikasi Path Resmi Dihapus

18 September 2018 | 09:39 WIB

Media sosial `Path` resmi mengumumkan selamat tinggal pada para pengguna. Kabar ini menjelaskan terkait rumor yang beredar beberapa hari lalu.

Kepala Bulat dan Tembus Pandang, Peneliti Temukan Ikan Spesies Baru

15 September 2018 | 08:21 WIB

Belum lama ini, ilmuwan menemukan Tiga spesies ikan baru. Ikan tersebut untuk sementara diberi nama Pink, Purple, dan Blue, sesuai warnanya. Ketiganya ditemukan di dasar salah satu bagian terdalam Samudera Pasifik.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber