dunia

Jepang Tidak Ikuti Ajakan Amerika Serikat

Purnama | Rabu, 27 Desember 2017 09:38 WIB | PRINT BERITA

Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono /ist

 

WARTABUANA – Jepang tidak akan mengikuti jejak Amerika Serikat untuk memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Jerusalem. Apa yang dilakukan Donlad Trump merupakan pelanggaran terhadap resolusi dan legitimasi internasional.

 

Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono  yang sedang melakukan kunjungan ke Timur Tengah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi.

 

Keduanya membahas perkembangan di Timur Tengah, termasuk masalah Palestina, krisis Suriah dan perang melawan terorisme, serta meningkatkan hubungan Yordania-Jepang. Kantor berita resmi Yordania melaporkan, Rabu, (27/12/17).

 

Dalam pertemuan tersebut, Safadi mengatakan kepada Jepang bahwa keputusan AS mengakui Jerusalem sebagai ibukota Israel dan memindahkan kedutaannya ke kota itu “merupakan pelanggaran terhadap resolusi dan legitimasi internasional”.

 

Menteri luar negeri Jepang mengatakan negaranya tidak akan memindahkan kedutaannya ke Jerusalem karena menganggap kota tersebut sebagai isu status terakhir yang nasibnya harus diputuskan melalui perundingan langsung.

 

Kono memuji upaya Yordania untuk membangun perdamaian, keamanan dan stabilitas dan memajukan budaya perdamaian dan rasa hormat terhadap orang lain. Kono juga menghargai upaya Kerajaan untuk menampung dan memberikan bantuan kepada para pengungsi.

 

Komentar menteri luar negeri Jepang tersebut muncul setelah dia bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas dalam pertemuan terpisah pada hari Senin kemarin di Jerusalem dan Ramallah.

 

Yordania telah menjadi salah satu kritik vokal terhadap keputusan Trump atas Jerusalem. Safadi memperingatkan bahwa tindakan tersebut akan memiliki “konsekuensi berbahaya” dan “akan memicu kemarahan” di dunia Arab dan Muslim. []

 

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

100 Atlet Senam AS Jadi Korban Pencabulan Dokter Tim

17 Februari 2018 | 11:01 WIB

Bekas dokter tim senam nasional Amerika Serikat (USA Gymnastics), Larry Nassar, divonis 40-175 tahun hukuman penjara karena melakukan pelecehan seksual terhadap lebih dari seratus perempuan dewasa dan remaja. Mereka yang menjadi korban termasuk beberapa pesenam peraih medali Olimpiade.

Cina Sukses Kloning Monyet

19 Februari 2018 | 17:12 WIB

Ilmuwan China, akhirnya sukses mengkloning monyet dengan menggunakan teknik yang sama yang menghasilkan dua domba Dolly pada dua dekade yang lalu. Keberhasilan ini sekaligus memecahkan hambatan teknis yang bisa membuka pintu potensi untuk mengkloning manusia.

Mobil Mercedes Hitler Dilelang, Penasaran Berapa Harganya ?

19 Februari 2018 | 18:18 WIB

Mobil milik diktator terkenal asal Jerman, Adolf Hitler masuk bursa lelang di Scottsdale, Arizona.  Ini merupakan pertama kalinya kendaraan paling bersejarah dihadirkan untuk dijual kepada publik.

Ternyata Melania Trump Lebih Populer dari Suaminya

21 Februari 2018 | 10:29 WIB

Sebuah survei terbaru yang dikeluarkan Econo­mist/YouGov Poll, menunjukkan bahwa ibu negara Amerika Serikat, Melania Trump adalah sosok dari klan Trump yang paling populer.

Trump akan Persenjatai para Guru

22 Februari 2018 | 16:40 WIB

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan dukungannya guna mempersenjatai para guru sekolah. Dia juga akan menghentikan adanya zona bebas senjata di dekat-dekat sekolahan yang diutarakan dalam sebuah acara di Gedung Putih yang membahas mengenai kekerasan menggunakan senjata api.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber