Hukum

Ahok Gugat Cerai Veronica Tan

Nana Sumarna | Senin, 08 Januari 2018 08:30 WIB | PRINT BERITA

ist

 

JAKARTA, WB – Rumor terkait retaknya rumah tangga mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Veronica Tan semakin jelas. Seorang petugas pendaftaran perkara perdata di PN Jakarta Utara juga membenarkan adanya daftar gugatan cerai atas nama Ahok.

 

Sebelumnya sudah beredar foto surat gugatan itu di media sosial. Disana tertulis soal gugatan cerai dan hak asuh anak. Namun belum ada pihak yang bisa dikonfirmasi apa penyebab terpidana penistaan agama itu menggugat cerai istrinya.

 

Menurut petugas di PN Jakarta Utara, surat gugatan cerai itu didaftarkan pada Jumat (5/1/2018) sekitar pukul 15.00. Pendaftaran dilakukan oleh kuasa hukum Ahok dari kantor pengacara Law Firm Fifi Lety Indra & Partners.

 

Deni Siregar, fans berat Ahok menduga, gugatan itu muncul lantaran Veronica tidak setuju suaminya kembali berpolitik setelah bebas dari penjara. Namun sepertinya Ahok masih penasaran berkutat di dunia politik setelah kekalahan dalam Pilgub DKI Jakarta.

 

Sementara itu, mantan pengacara Ahok, Humphrey Djemat mengatakan, rumah tangga Ahok-Veronica  sebenarnya tak pernah ada masalah. "Dua bulan lalu belum ada tanda-tanda ke arah itu (gugatan cerai)," ujar Humphrey  seperti dilansir RMOl.co  Minggu (7/1/2018).

 

Menurut Humphrey, saat  terakhir kali bertemu Ahok sekitar dua bulan lalu di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Dia melihat ada gelagat retaknya rumah tangga mereka.  "Sikap Pak Ahok biasa-biasa saja, tetap ceria dan sama sekali tidak menunjukkan ada masalah pribadi," ujar Humprey. []

 

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Dituduh Teroris dan Radikal, PKS Polisikan Faisal Assegaf

17 Mei 2018 | 11:13 WIB

Dalam lama resminya, DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menulis,  PKS secara resmi melaporkan akun @faizalassegaf ke pihak yang berwenang, dalam hal ini Polda Jawa Timur, atas fitnah yang disebarkannya di media sosial terhadap PKS, Rabu (16/05/18). Semoga kita bijak dan bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi.

Serang Mapolda Riau, Satu Polisi Tewas Dua Wartawan Luka-luka

16 Mei 2018 | 11:54 WIB

Serangan terduga teroris di Mapolda Riau memakan korban dari pihak kepolisian. Dia adalah Ipda Auzar yang dilaporkan mengembuskan napas terakhir di RS Bhayangkara.

Kapolri : Terduga Teroris Gereja Surabaya Bukan Alumni Suriah

15 Mei 2018 | 09:16 WIB

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengklarifikasi pernyataannya yang menyebut terduga pelaku bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya  itu ‘alumni Suriah’  dan pernah bergabung dengan ISIS.

Jaksa Tuntut Hukuman Mati Aman Abdurrahman

18 Mei 2018 | 15:40 WIB

Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum (JPU) yang menganggap Aman sebagai pihak yang bertanggung jawab saat aksi teror awal tahun 2016 lalu.

UAS Minta Polisi Harus Tangkap Orang yang Edit Video Ceramahnya

16 Mei 2018 | 09:19 WIB

Ustadz Abdus Somad (UAS) meminta polisi menangkap orang yang mengedit video ceramahnya dengan tujuan untuk mengesankan dirinya mendukung bom bunuh diri. Apalagi video editan itu disebar paska terjadi teror bom bunuh diri di Surabaya.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber