Hukum

Apple Terima Delapan Tuntutan, Ternyata Ini Penyebabnya

Arief Nugroho | Senin, 08 Januari 2018 13:32 WIB | PRINT BERITA

ist


CONNECTICUT, WB - Apple telah mengonfirmasi bahwa mereka memang memperlambat iPhone lama dengan baterai yang mengurangi kemampuan. AKibat pernyataan tersebut, Apple pun harus menerima konsekuensi berupa tuntutan hukum. Terakhir ada delapan tuntutan hukum diajukan terhadap perusahaan berlogo Apel Coak tersebut.


Dikutip Ubergizmo, jumlah itu telah meningkat menjadi lebih dari 26 tahun. Sejauh ini mayoritas dari mereka telah diajukan di AS, dengan tuduhan melawan Apple karena `sengaja` atau 'diam-diam' memperlambat iPhone yang lebih tua.


Meskipun tuntutan hukum masuk pada sudut yang sedikit berbeda, sebagian besar mereka meminta agar Apple memberi kompensasi kepada semua pengguna iPhone, seperti penggantian baterai gratis atau mengembalikan pelanggan yang harus membeli iPhone baru sebagai hasil dari perlambatan.


Apa yang Apple telah lakukan adalah menurunkan harga penggantian baterai dari 79 Dolar AS atau Sekitar Rp 1 juta menjadi 29 Dolar AS atau Rp 300 riabuan, sehingga lebih terjangkau. Program penggantian baterai sekarang hidup dan akan tersedia untuk semua pengguna, terlepas dari apa yang dikatakan oleh diagnosa Apple dan apakah baterai layak untuk diganti atau tidak, yang akan bermanfaat bagi pengguna yang tidak memiliki rencana untuk melakukan upgrade. Namun tidak membiarkan memperpanjang hidup iPhone mereka sedikit lebih lama.


Apple juga telah berjanji bahwa mereka akan membuatnya lebih jelas dan mudah bagi pengguna iOS untuk mengetahui kesehatan baterai mereka dimasa depan. Namun hal itu dinilai tidak akan cukup untuk membuat tuntutan hukum hilang.[]








EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Polsek Marosebo Diserang Residvis

22 Mei 2018 | 22:45 WIB

Kantor Kepolisian Sektor Marosebo, Jambi, diserang dua  residvis. Pelaku datang membacok dua anggota polisi hingga terluka.

Dituduh Teroris dan Radikal, PKS Polisikan Faisal Assegaf

17 Mei 2018 | 11:13 WIB

Dalam lama resminya, DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menulis,  PKS secara resmi melaporkan akun @faizalassegaf ke pihak yang berwenang, dalam hal ini Polda Jawa Timur, atas fitnah yang disebarkannya di media sosial terhadap PKS, Rabu (16/05/18). Semoga kita bijak dan bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi.

Merasa Jadi Korban Mafia Hukum, Keluarga Iwan Liman Lapor ke Komnas HAM

23 Mei 2018 | 09:19 WIB

Hampir semua upaya mencari keadilan telah dilakukan keluarga Iwan Cendikia Liman alias Iwan Liman yang dituding gelapkan mobil mewah. Bahkan, demi bisa hadiri hari kelulusan Angeline (12), putrinya, keluarga Iwan Liman minta bantuan Komnas HAM.

Pemuda Penghina Presiden di Instagram Diciduk

24 Mei 2018 | 08:54 WIB

Aparat Kepolisi akhirnya menangkap pemuda yang menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) di media sosial Instagram. Pemuda berusia 16 tahun itu diamankan di kediamannya di Kembangan, Jakarta Barat.

Jaksa Tuntut Hukuman Mati Aman Abdurrahman

18 Mei 2018 | 15:40 WIB

Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum (JPU) yang menganggap Aman sebagai pihak yang bertanggung jawab saat aksi teror awal tahun 2016 lalu.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber