nasional

Asmat Derita Gizi Buruk, Dinkes Kirim Tim Dokter

Edward WA | Kamis, 18 Januari 2018 12:12 WIB | PRINT BERITA

ist


JAYAPURA, WB - Dinas Kesehatan Provinsi Papua menyatakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengirim tim dokter dan tenaga kesehatan lainnya ke Kabupaten Asmat guna membantu penanganan wabah campak dan gizi buruk di wilayah tersebut.


"Tim lengkap dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah diturunkan ke Asmat, dalam tim itu ada dokter spesialis dan tenaga kesehatan lainnya," papar Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr Silwanus Sumule di Jayapura, Kamis (18/1/2018).


Silwanus sendiri tidak menyebutkan jumlah dokter spesialis dan tenaga kesehatan yang dikirim dari Kemenkes. Menurutnya, tim dari Kemenkes ini akan membantu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Agats, ibu kota Kabupaten Asmat, guna menangani pasien campak yang dirawat dirumah sakit tersebut.


"RSUD Agats hanya memiliki beberapa dokter umum dan hanya memiliki satu dokter spesialis, itu pun dokter spesialis beda," ujarnya.


Dia menjelaskan, kondisi RSUD Asmat saat ini membutuhkan dokter spesialis anak. Sebenarnya bisa dikirim dari Jayapura tetapi karena kondisi maka ditangani langsung dari Kemenkes.


"Tentunya dokter spesialis anak yang dikirim hanya satu dan dokter spesialis lainnya, mereka akan siaga di RSUD Asmat untuk melayani pasien campak yang dibawa dari lapangan ke rumah sakit," ujarnya.[]






EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Jika Jadi Presiden Sam Aliano Mau Tutup Kantor Youtube Indonesia

18 Mei 2018 | 17:28 WIB

Jika terpilih menjadi Presiden RI, Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia, Sam Aliano menegaskan bakal menutup kantor YouTube Indonesia.

Rilis Da`i Bikin Heboh, Wapres Panggil Menteri Agama

22 Mei 2018 | 21:16 WIB

Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin guna merevisi rekomendasi daftar pendakwah. Sebab, daftar yang dikeluarkan Kemenag hanya sebanyak 200 mubaligh.

PDIP : Aksi Teror Mau Jatuhkan Citra Jokowi

19 Mei 2018 | 11:15 WIB

Politikus PDIP, Arteia Dahlan menduga salah satu tujuan di balik aksi teror yang marak belakangan terjadi adalah mendistorsi kepercayaan rakyat kepada pemerintah saat ini.

Koopsusgab Siap Terlibat Hajar Teroris

17 Mei 2018 | 17:21 WIB

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengklaim Presiden Jokowi sudah merestui pembentukan kembali Komando Operasi Khusus Gabungan untuk menanggulangi terorisme di Indonesia.

Stroke Salah Satu Pembunuh Nomor Satu di Indonesia

19 Mei 2018 | 13:14 WIB

Saat ini stroke menjadi salah satu pembunuh nomor satu di Indonesia. Pernyataan tersebut didapat dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2013, dimana menemukan bahwa 25,8 persen masyarakat Indonesia menderita hipertensi. Namun, hanya sepertiga yang terdiagnosa, dan hanya 0,7 persen kasus yang dikontrol dengan obat.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber