nasional

Kontes Karada Dance, Cara Jepang Perkenalkan Bahasanya

Anggi SS | Sabtu, 20 Januari 2018 20:43 WIB | PRINT BERITA

ist

 

JAKARTA, WB – Jepang sangat serius melakukan penetrasi budaya ke banyak negara. Demi memperkenalkan bahasanya, seniman kesohor Jepang Piko Taro menciptakan lagu dan tarian Karada Dance dan dilombakan di banyak negara, salah satunya Indonesia.

 

Final Kontes Karada Dance di Indonesia digelar pada Sabtu (20/1/2018) di SD Global Islamic School, Condet, Jakarta Timur, setelah sebelumnya dilakukan seleksi yang diikuti peserta dari seluruh Indonesia.

 

Kontes yang digelar Waku Waku Japan Corporation ini menyisakan delapan peserta dari Jakarta, Bandung, Jogyakarta, Purwokerto dan Surabaya. Dan Piko Taro dipercaya sebagai juri tunggal  menentukan pemenang dengan hadiah tiket pergi pulang ke Jepang.

 

Karada Dance Japan dianggap cara mudah mempelajari berbahasa Jepang gerak dan lagu. Ini merupakan program pendidikan yang menyajikan pembelajaran bahasa Jepang dengan irama dan animasi sehingga bisa dinikmati bersama orang tua dan anak.

 

 

“Belajar bahasa Jepang sambil menggerakkan tubuh, seperti makan nasi dengan tempura, seperti semangkuk nasi dengan lauk di atasnya pishi pishi,” kata Piko Taro yang memiliki nama asli Kazuhiko Kosaka.

 

Menurut Kato Hiroaki yang menjadi host babak final kontes itu,  pendaftaran dan kualifikasi Kontes  Karada Dance Japan kualifikasi sejak 25 September 2017 hingga 29 Desember 2017 ini.

 

"Dengan Karada Dance ini anak-anak dapat menari dan menyanyi sambil mengingat nama-nama anggota tubuh dengan lagu senam "Ebikanics," ujar artis Jepang yang fasih berbahasa Indonesia ini.

 

Lagu ini orijinal program yang lirik dan lagunya diciptakan oleh Keropons yang sangat populer di artn anak-anak. Dan ini menjadi suatu program acara televisi yang dapat mengenalkan Bahasa Jepang dengan cara mengasyikkan.

 

Sebagai project yang terkait dalam program ini, saat ini sedang dilakukan suatu promosi kontes ke seluruh dunia, dimana dalam kontes ini peserta diharuskan untuk menarikan "Karada Dance", kemudian direkam lalu di-posting di Instagram.

 

Kontes ini juga merupakan bagian dari perayaan 60 tahun terbinanya hubungan diplomatik antara Indonesia dan jepang.

 

Piko Taro mengaku merasa senang melihat aksi panggung para kontestan, terutama anak-anak kecil. Menurut Pikotaro, gaya anak-anak yang tulus, polos, dan pure di atas panggung mampu membawa tawa kepada para penonton dan dirinya sendiri.

 

"Senang sekali melihat anak-anak kecil yang tampil dengan senyum di wajahnya. Anak-anak adalah masa depan kita," ungkapnya. []

 

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Jika Jadi Presiden Sam Aliano Mau Tutup Kantor Youtube Indonesia

18 Mei 2018 | 17:28 WIB

Jika terpilih menjadi Presiden RI, Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia, Sam Aliano menegaskan bakal menutup kantor YouTube Indonesia.

DPR Bantah Ada yang Sengaja Tunda Pengesahan RUU Terorisme

15 Mei 2018 | 15:10 WIB

Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto membantah tudingan adanya fraksi di luar koalisi pemerintah yang sengaja menunda pengesahan Revisi Undang-Undang (RUU) Antiterorisme.

Almarhum Ipda Auzar Dikenal Seorang Muazin yang Taat Ibadah

16 Mei 2018 | 22:10 WIB

Anggota Ditlantas Polda Riau yang gugur ditabrak teroris, Ipda Auzar, ternyata dikenal sebagai guru ngaji di lingkungan rumahnya. Ipda Auzar dikenal sosok yang taat beribadah dan mengajak masyarakar ke masjid.

PDIP : Aksi Teror Mau Jatuhkan Citra Jokowi

19 Mei 2018 | 11:15 WIB

Politikus PDIP, Arteia Dahlan menduga salah satu tujuan di balik aksi teror yang marak belakangan terjadi adalah mendistorsi kepercayaan rakyat kepada pemerintah saat ini.

Koopsusgab Siap Terlibat Hajar Teroris

17 Mei 2018 | 17:21 WIB

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengklaim Presiden Jokowi sudah merestui pembentukan kembali Komando Operasi Khusus Gabungan untuk menanggulangi terorisme di Indonesia.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber