nasional

Bukan Hanya di Asmat, di Jawa Juga Ada Gizi Buruk

Edward WA | Sabtu, 27 Januari 2018 11:23 WIB | PRINT BERITA

ist

 

JAKARTA, WB - Pemerintah terlalu mementingkan pembangunan fisik dan lalai membangun sumber daya manusia di Papua. Akibatnya, Kejadian luar biasa (KLB) gizi buruk yang menimpa belasan ribu anak-anak dan balita di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua.

 

Hal itu disampaikan  Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dalam siaran pers yang diterima redaksi Jumat (26/1/2018). Musibah itu seharusnya dijadikan bahan koreksi serius terhadap pendekatan pembangunan yang dilakukan pemerintah selama ini.  

 

“Kasus KLB gizi buruk dan campak yang terjadi di Kabupaten Asmat, yang telah merenggut korban jiwa 70 anak, seharusnya bisa diantisipasi pemerintah. Apalagi, pemerintah sendiri yang menyampaikan gejala KLB ini sebenarnya telah berlangsung sejak September 2017. Kenapa penanganannya terlambat?” kata politisi Partai Gerindra itu.

 

Fadli mengungkapkan, sejak pertengahan tahun lalu masyarakat sebenarnya telah disuguhi data tingginya gizi buruk kronis yang menjangkiti 27,5 persen atau sekitar 6,5 juta anak Indonesia. Bukan hanya di Asmat, angka gizi buruk di Pulau Jawa juga masih tinggi.

Oleh karena itu, di tengah pembangunan infrastruktur yang jor-joran, tingginya angka gizi buruk ini seharusnya jadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah. “Gizi buruk ini kenyataan di depan mata, sementara kebutuhan infrastruktur itu sifatnya  jangka panjang. Pemerintah seharusnya segera ubah haluan prioritas pembangunan,” ungkapnya.

 

Fadli mengingatkan kembali pemerintah, bahwa salah satu agenda Nawacita mereka adalah meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Jadi, tidak seharusnya pembangunan sumber daya manusia ini dikesampingkan di belakang pembangunan fisik, di bawah pembangunan infrastruktur.

 

Apalagi, lanjut Fadli, agenda pembangunan infrastruktur yang selama ini berjalan sebenarnya hanya berorientasi proyek, tidak berorientasi pada masyarakat. Sebab, ekses belanja infrastruktur bagi pemulihan ekonomi dan perbaikan kehidupan masyarakat terbukti tak banyak.

 

“KLB gizi buruk dan campak yang menimpa anak-anak Asmat ini adalah contohnya,” jelas dia.

 

Pembangunan infrastruktur, menurut dia, telah membuat pemerintah abai persoalan-persoalan jangka pendek yang bersifat vital bagi masyarakat. Laporan Global Nutrition menunjukkan Indonesia menempati urutan tinggi dalam kasus gizi buruk, bahkan paling tinggi diantara negara-negara ASEAN lain. Angka gizi buruk Indonesia hanya lebih rendah dibanding Laos. []

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Jika Jadi Presiden Sam Aliano Mau Tutup Kantor Youtube Indonesia

18 Mei 2018 | 17:28 WIB

Jika terpilih menjadi Presiden RI, Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia, Sam Aliano menegaskan bakal menutup kantor YouTube Indonesia.

Tega, Aksi Teror Libatkan Anak-Anak

14 Mei 2018 | 16:31 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengaku heran terhadap aksi para pelaku terorisme yang begitu tega melakukan serangan terhadap warga lain. Terlebih, dalam peristiwa ledakan di gereja di Surabaya kemarin, kata Jokowi terdapat jenazah anak-anak.

DPR Bantah Ada yang Sengaja Tunda Pengesahan RUU Terorisme

15 Mei 2018 | 15:10 WIB

Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto membantah tudingan adanya fraksi di luar koalisi pemerintah yang sengaja menunda pengesahan Revisi Undang-Undang (RUU) Antiterorisme.

Almarhum Ipda Auzar Dikenal Seorang Muazin yang Taat Ibadah

16 Mei 2018 | 22:10 WIB

Anggota Ditlantas Polda Riau yang gugur ditabrak teroris, Ipda Auzar, ternyata dikenal sebagai guru ngaji di lingkungan rumahnya. Ipda Auzar dikenal sosok yang taat beribadah dan mengajak masyarakar ke masjid.

PDIP : Aksi Teror Mau Jatuhkan Citra Jokowi

19 Mei 2018 | 11:15 WIB

Politikus PDIP, Arteia Dahlan menduga salah satu tujuan di balik aksi teror yang marak belakangan terjadi adalah mendistorsi kepercayaan rakyat kepada pemerintah saat ini.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber