Film

Indonesia dan Malaysia Bikin Film DO[S]A

Purnama | Selasa, 30 Januari 2018 23:52 WIB | PRINT BERITA

ist

 

WARTABUANA -  Akan hadir film garapan para sineas  dua negara serumpun, Indonesia dan Malaysia. Film bergenre aksyen ini merupakan film miniseri  delapan episode bertajuk “DO[S]A” yang disutradari Ifa Ifansyah.

 

Ifa Ifansyah menyatakan, film yang memakan waktu pengambilan gambar selama 58 hari di Jakarta dan Kuala Lumpur serta total mengerjakan dua tahun tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tontonan yang meriah dan menghibur namun juga memiliki nilai.

 

Mini seri yang mulai tayang 14 Februari mendatang  ini berkonsep ‘on demand’ di platform digital Astro GO di Astro First saluran 480 dan platform NJOI.

 

 

Film laga ini menggabungkan dua penulis skenario kawakan, Saniboey Mohd Ismail dan Salman Aristo. Salman cukup disegani di Indonesia melalui karya di film-film box office seperti ‘Ayat-Ayat Cinta’, ‘Laskar Pelangi’, ‘Garuda di Dadaku’ dan ‘Sang Penari’.

 

Bahkan Salman dinobatkan anugerah Penulis Terbaik untuk film ‘Athirah’. Turut sama terlibat sebagai penulis skrip untuk karya ini adalah   M Rino Sarjono.

 

Agar adegan laganya ciamik ditonton, Cecep Arif Rahman dipercaya sebagai Pengarah Koreografi adegan aksi untuk melatih dan mempersiapkan para aktor dan aktris dengan disiplin silat dan koreografi seni mempertahankan diri. Cecep sebelum ini dikenali terlibat dalam film Indonesia ‘The Raid: Berandal’.

 

Film ini dibintangi segudang aktor dan aktris dari  tiga negara yakni Malaysia, Indonesia dan Singapura seperti Dato’ M.Nasir, Remy Ishak dan Daniella Sya dari Malaysia, Ashraf Sinclair, Roy Marten, Maudy Koesnaedi, Hannah Al Rashid, Reuben Elishama dan Tegar Satrya dari Indonesia, serta Shenty Feliziana dan Hisyam Hamid dari Singapura.

 

Adapun judul tiap episode adalah; ‘Khianat’, ‘Tamak’, ‘Nafsu’, ‘Dengki’, ‘Derhaka’, ‘Fitnah’, ‘Munafik’ dan ‘Fitnah’ yang bersumber pada tagline DO[S]A, “Niat Tidak Menghalalkan Cara”.

 

Selama syuting  dari bulan Juli 2017 hingga September 2017, sebanyak 90 persen prosesnya dilakukan di Jakarta dan selebihnya di Malaysia termasuklah di lokasi-lokasi utama sekitar Kuala Lumpur, Kampung Baru, Klang and Putrajaya.

 

Sebelum ini, Astro telah memulakan beberapa projek bagi menembus pasaran nusantara seperti ‘3 A.M. Bangkok Ghost Stories’ dengan pihak produser dari negara Thailand, naskhah seram bertajuk ‘Door’ dengan produser Filipina, serta ‘Cinta Paling Agung’ dan ‘Polis Evo2’ dengan kerjasama republik Indonesia.

 

Sinopsis

Film ini berikisah tentang empat bersaudara yang  piatu. Mereka dibesarkan Latif, ayahnya yang diperankan  Dato’ M. Nasir yang menerapkan nilai-nilai kesederhanaan, pegangan agama yang kuat, dan disiplin persilatan.

 

Kempat anak itu, Fuad (Ashraf Sinclair), Farid (Remy Ishak), Fahad (Hisham Hamid), dan Fara (Shenty Feliziana) hidup di Kampung Baru, Kuala Lumpur. Mereka menjalani kehidupan hampir tersembunyi daripada masyarakat. Setiap hari berlatih ilmu persilatan seolah-olah bersiaga untuk menghadapi sesuatu.

 

Keharmonisan keluarga ini terganggu ketika Fara berkenalan dengan Arian,  pria asal Indonesia yang diperankan Reuben Elishama.  Arian datang ke  Singapura ingin bertemu Latif. Fuad menghalangi adiknya untuk terus bertemu dengan Arian hingga mengusir Arian pulang ke Jakarta.

 

Fara menyusul  Arian ke Jakarta, tanpa mengetahui bahaya yang menanti dirinya di situ. Tiba di bandara dia diculiklalu dikurung di dalam sebuah gudang.

 

Kemudian Fuad, Farid dan Fahad diantar Latif ke Jakarta untuk membawa adik mereka pulang. Di Jakarta mereka diserang tanpa sebab sehingga terjadi perkelahian-perkelahian seru. Arian yang tahu Fara diculik akhirnya ikut membantu menolong.

 

Lambat laun mereka mula mengerti tentang asal usul keluarga mereka dan siapa ayah mereka sebenarnya. Sebelum mereka sedari, mereka terjerumus di tengah-tengah pergelutan kekuasaan mafia di Jakarta. []

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Libur Lebaran, Nonton `Rocky Mountain Express` di Keong Emas Yuk...

12 Juni 2018 | 13:37 WIB

Menyambut libur Lebaran tahun ini , Theater IMAX Keong Emas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) akan Film IMAX terbaru dengan judul  “Rocky Mountain Express” yang  berkisah tentang petualangan membangun kereta lintas benua.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber