dunia

Terlibat Skandal, Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma Lengser

Purnama | Sabtu, 10 Februari 2018 10:17 WIB | PRINT BERITA

ist

CAPE TOWN,  WB - Karena dianggap bisa menjadi beban partai pada pemilu tahun depan, Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma terpaksa digulingkan oleh partainya sendiri, Kongres Nasional Afrika.


"Ini merupakan masa sulit bagi negara kita," kata Wakil Presiden Cyril Ramaphosa. Bulan Desember lalu, Ramaphosa mengambil alih jabatan Zuma sebagai Ketua Kongres Nasional Afrika.


Dikutip VOA belum lama ini melaporkan, setelah beberapa hari perundingan tertutup yang ditujukan agar Zuma mundur.


"Presiden Zuma dan saya menyadari bahwa rakyat kita menginginkan dan berhak untuk memperoleh akhir yang baik," ujar Ramaphosa.


Zuma diduga terlibat berbagai skandal, mulai dari tuduhan pemerkosaan sampai korupsi. Dia mempunyai dua anak hasil hubungan gelap dengan seorang wanita dan ia punya empat istri.[] EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Insinyur Jepang ini Buat Robot Terbesar Dunia

11 Agustus 2018 | 16:02 WIB

Terinspirasi dari serial animasi `Mobile Suit Gundam` seorang insinyur asal Jepang bernama Masaaki Nagumo telah menciptakan ultimate robot terbesar. Dikembangkan di Sakakibara Kikai, pembuat mesin pertanian, robot ini dinamai LW-Mononofu.

Curhatan Ayah Putri Duke of Sussex Bikin Haru

13 Agustus 2018 | 14:27 WIB

Ayah Meghan Markle, Thomas Markle, mengatakan dia telah berbohong pada Pangeran Harry mengenai skandal foto palsu paparazzi. Ia juga mengaku menutup telepon ketika sang menantu bilang "Jika kamu mendengarkanku ini semua takkan terjadi."

Tolak Apple Erdogan Lebih Pilih Samsung

16 Agustus 2018 | 10:08 WIB

Ditengah ketegangan diplomatik dengan AS, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengaku akan memilih perangkat Samsung sebagai alternatif.

Warren Buffett Kuasai Mayoritas Saham Apple

16 Agustus 2018 | 14:21 WIB

Sahsatu orang terkaya dunia, Warren Buffett, terus menancapkan usaha bisnisnya. Lewat Warren Buffet Berkshire Hathaway Inc, telah membeli saham raksasa teknologi Apple Inc, pada kuartal kedua 2018.

Trump Larang Negaranya Pakai Produk ZTE dan Huawei

16 Agustus 2018 | 13:53 WIB

Presiden AS Donald Trump telah menandatangani The John S McCain National Defense Authorization (NDAA) sebagai landasan hukum, dimana pemerintah negara adidaya tersebut, kini secara resmi melarang penggunaan produk telekomunikasi dan perangkat keamanan dari perusahaan asal Cina, seperti Huawei dan ZTE.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber