dunia

Benjamin Netanyahu Diduga Terlibat Dua Kasus Korupsi

Purnama | Rabu, 14 Februari 2018 10:18 WIB | PRINT BERITA

ist


TEL AVIV, WB - Polisi Israel mengaku telah memiliki cukup bukti untuk mendakwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dengan tuntutan pidana dalam dua kasus korupsi. Menurut laporan polisi yang dipublikasikan belum lama ini, pihak berwenang menemukan bukti adanya penerimaan suap, penipuan, dan penyalahgunaan kepercayaan.


Polisi telah mengeluarkan rekomendasi agar dakwaan segera diajukan terhadap Netanyahu, dengan menyerahkan bukti-bukti tersebut kepada jaksa agung. Nantinya Jaksa agung kemudian akan memutuskan dalam waktu dekat apakah harus mendakwa Netanyahu.


Dalam hukum Israel, Netanyahu hanya akan diminta untuk mengundurkan diri jika dipidana dan hal tersebut akan ditegaskan melalui proses banding ke pengadilan tinggi. Proses ini akan memakan waktu selama bertahun-tahun, meski Netanyahu bisa menghadapi tekanan publik dan politik untuk mengundurkan diri dari jabatannya lebih awal.


Dilansir di CNN, Netanyahu adalah tersangka dalam dua penyelidikan kriminal yang berbeda, yang dikenal dengan Kasus 1.000 dan Kasus 2.000. Kasus tersebut melibatkan tuduhan suap, kecurangan, dan penyalahgunaan kepercayaan.


Dalam Kasus 1.000, Netanyahu dicurigai telah menerima hadiah dari seorang pengusaha di luar negeri, termasuk hadiah cerutu mahal. Kasus ini menyoroti hubungan Netanyahu dengan seorang miliarder Israel yang juga produser Hollywood, Arnon Milchan.

Sementara dalam Kasus 2.000, polisi telah menyelidiki percakapan Netanyahu dengan Arnon "Noni" Mozes. Dia adalah pemilik salah satu surat kabar terkemuka Israel, Yedioth Ahronoth, yang selalu mengkritik pemerintahan Netanyahu.[]






EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

100 Atlet Senam AS Jadi Korban Pencabulan Dokter Tim

17 Februari 2018 | 11:01 WIB

Bekas dokter tim senam nasional Amerika Serikat (USA Gymnastics), Larry Nassar, divonis 40-175 tahun hukuman penjara karena melakukan pelecehan seksual terhadap lebih dari seratus perempuan dewasa dan remaja. Mereka yang menjadi korban termasuk beberapa pesenam peraih medali Olimpiade.

Cina Sukses Kloning Monyet

19 Februari 2018 | 17:12 WIB

Ilmuwan China, akhirnya sukses mengkloning monyet dengan menggunakan teknik yang sama yang menghasilkan dua domba Dolly pada dua dekade yang lalu. Keberhasilan ini sekaligus memecahkan hambatan teknis yang bisa membuka pintu potensi untuk mengkloning manusia.

Mobil Mercedes Hitler Dilelang, Penasaran Berapa Harganya ?

19 Februari 2018 | 18:18 WIB

Mobil milik diktator terkenal asal Jerman, Adolf Hitler masuk bursa lelang di Scottsdale, Arizona.  Ini merupakan pertama kalinya kendaraan paling bersejarah dihadirkan untuk dijual kepada publik.

Ternyata Melania Trump Lebih Populer dari Suaminya

21 Februari 2018 | 10:29 WIB

Sebuah survei terbaru yang dikeluarkan Econo­mist/YouGov Poll, menunjukkan bahwa ibu negara Amerika Serikat, Melania Trump adalah sosok dari klan Trump yang paling populer.

Trump akan Persenjatai para Guru

22 Februari 2018 | 16:40 WIB

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan dukungannya guna mempersenjatai para guru sekolah. Dia juga akan menghentikan adanya zona bebas senjata di dekat-dekat sekolahan yang diutarakan dalam sebuah acara di Gedung Putih yang membahas mengenai kekerasan menggunakan senjata api.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber