nasional

Pengamat Sastra : Angkatan Puisi Esai 2018 Paling Heboh

Ibra Maulana | Jumat, 16 Februari 2018 20:55 WIB | PRINT BERITA

ist

JAKARTA, WB - Kritikus sastra, Narudin Pituin berpendapat bahwa banyak angkatan puisi Indonesia yang telah lahir. Tapi lahirnyanya angkatan puisi esai di tahun 2018 ini adalah yang paling heboh sejak era kemerdekaan.


Dibilang heboh, menurut Narudin, puisi esai bisa diklaim kontroversi. Penyebabnya, kontroversi itu terjadi diera social media dimana Para ahli hingga orang awam membuat mereka cepat dan massif menyebarkan argumennya.


"Fasilitas social media ini tak dimiliki oleh kontroversi sastra sebelumnya, baik sastra kontekstual, lekra versus manikebu, hingga polemik kebudayaan," papar Narudin Pituin dalam debat pro dan kontra puisi esai, Jumat (16/2/2018).


Narudin menjelaskan, dalam pointers yang dibagikan syarat lahirnya angkatan puisi esai tersebut pada dasarnya  sudah terpenuhi.


"Sudah ada 40 buku dan segera menjadi lebih 70 buku puisi esai yang ditulis. Sudah hadir 250 penulis puisi esai di seluruh provinsi, dari Aceh hingga Papua. Ini jumlah yang sangat meyakinkan bagi lahirnya sebuah angkatan, " papar Narudin


Ia menjelaskan, terbukti pula puisi esai berbeda dari puisi sebelumnya karena hadirnya catatan kaki. Ini jenis puisi yang menyatukan fakta dan fiksi. Dengan menggunakan kerangka ahli genre David Fishelov, puisi esai sahih bisa diklaim sebagai genre puisi baru. Sah pula genre baru puisi ini digagas penyair yang juga konsultan politik, Denny JA.


Yang kini diperlukan, ujar Narudin, adalah argumen yang lebih berdasarkan riset, dan dituliskan dalam bentuk makalah. Ini penting agar kontroversi tidak terjatuh menjadi like and dislike personal, tapi debat yang memperkaya sastra.


Klaim Narudin ini diamini oleh Krt Agus Nagoro. Agus juga menceritakan proses kreatifnya. Awalnya ia menentang puisi esai. Namun kegelisahannya atas isu kerusakan sosial akibat pabrik semen, di Jawa Tengah, sebagai penulis ia mencari cara mengekspresikannya.


Agus menemukan format pusi esai cocok untuk ekspresinya. Ada catatan kaki yang membuat data kisah nyata itu bisa masuk dalam puisi. Drama dan puisi yang panjang membuatnya bisa mengeksplor sisi batin peristiwa.


Disisi lain, Eko Tunas yang menentang puisi esai berargumen bahwa, sejenis puisi esai sudah ditulis oleh banyak penyair, sejak tahun 1970an. Saut Situmorang membantah pula keabsahan puisi esai baik sebagai genre baru ataupun angkatan baru. Saut juga membantah keabsahan Denny JA sebagai penggagas.


Denny JA sendiri tak hadir dalam debat pro dan kontra itu juga angkat bicara. Menurut Denny, dialog dilakukan agar pihak yang pro dan kontra lebih bebas ungkapkan gagasannya.


Saat ditanya soal heboh puisi esai, Denny menjawab "ketika menulis puisi esai, saya tak mengira jika efeknya seheboh ini.  Ternyata kontroversi dunia puisi sama hebohnya dengan pilpres, ujar Denny tertawa.


Hadir dalam debat itu, di samping Narudin yang pro, juga penentang puisi esai, Saut Situmorang, Eko Tunas, dan penulis puisi esai Krt Agus Nagoro. Ini debat pertama dari serial enam kali debat dengan penyelenggara Yayasan Budaya Guntur yang dipimpin Isti Nugroho.[]








EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Dihantam Ombak, KM Sinar Bangun Tenggelam di Danau Toba

18 Juni 2018 | 23:30 WIB

Dugaan sementara penyebab Kapal Motor Sinar Bangun  tenggelam di Perairan Danau Toba, Sumatera Utara pada Senin (18/6/2018) petang karena tali kemudi kapal putus dan hantaman ombak besar.

Penumpang KM Sinar Bangun yang Tenggelam Diperkirakan Berjumlah 206 Orang

21 Juni 2018 | 11:57 WIB

Tim gabungan mencatat jumlah penumpang sementara KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba,adalah sebanyak 206 orang.

Ijazah Palsu Marak di Pilkada, Pengamat : KPU Harus Diskualifikasi Calon

22 Juni 2018 | 16:08 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis mengatakan, seharusnya Bawaslu segera mengambil sikap dengan memberikan rekomendasi kepada KPU di daerah untuk mendiskualifikasi calon kepala daerah yang menggunakan ijazah bermasalah alias palsu.

Fokus Cari Penumpang Tenggelam, Pelabuhan Simanindo Ditutup

19 Juni 2018 | 07:19 WIB

Paska tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun, Senin (18/6/2018) petang, Pelabuhan Simanindo ditutup hari ini, Selasa (19/6/2018). Kapal berisi puluhan penumpang itu tenggelam di Perairan Danau Toba, saat berlayar dari Dermaga Tigaras menuju Pelabuhan Simanindo.

Densus Amankan 4 Terduga Teroris di Cimahi

20 Juni 2018 | 14:04 WIB

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Syahar Diantono, menjelaskan, total terdapat empat terduga teroris yang diamankan oleh Densus 88 Antiteror pada Selasa (20/6/2018) di daerah Cimahi, Jawa Barat.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber