nasional

Sulit Nafas Ternyata Klep Jantung BJ Habibie Bocor

Ibra Maulana | Senin, 05 Maret 2018 10:10 WIB | PRINT BERITA

ist

JAKARTA, WB - Pemerintah Jerman memberikan perhatian penuh terhadap Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie yang tengah menjalani perawatan di Klinik Starnberg, Muenchen, Jerman.


"Pemerintah Jerman melalui Kantor Kanselir Angela Merkel sudah mengetahui keadaan kesehatan bapak BJ Habibie saat ini, dan sudah menelepon langsung Bapak BJ Habibie. Pemerintah Jerman memberikan perhatian penuh, juga bantuan" ujar sekretaris pribadi BJ Habibie, Rubijanto, dalam keterangan tertulis di Jakarta, belum lama ini.


Rubijanto mengulas, dirinya telah melakukan sambungan telepon langsung dengan BJ Habibie. Menurutnya, saat itu BJ Habibie dengan suara parau menjelaskan bahwa dirinya merasakan sesak bernapas.


Kala itu, kata Rubijanto, rekan-rekan Habibie langsung membawa suami dari almarhumah Hasri Ainun Besari itu ke Klinik Starnberg di Muenchen, Jerman. Tim dokter langsung memeriksa Habibie.


"Diketahui bahwa klep jantung termonitor ada kebocoran layaknya yang dialami almarhumah ibu Ainun Habibie," jelas Rubijanto.


Akibat dari kebocoran klep jantung ini terjadi penumpukan air pada paru-paru hingga 1,5 liter sehingga terasa sulit atau sesak bernapas. Selain itu tensi Habibie meningkat sampai 180.


Dokter di Muenchen memberikan dua opsi bagi Habibie, yakni segera menjalani operasi Jantung atau menempuh pengobatan/tindakan dengan cara yang lebih canggih.


Menurut informasi yang diperoleh Rubijanto, Habibie tidak menghendaki tindakan operasi Jantung, dan lebih memilih operasi dengan metode baru yang lebih canggih.


Sejauh ini tim dokter telah memasang kateter melalui mulut untuk mengetahui persisnya kebocoran klep Jantung dan untuk menentukan tindakan mana yang lebih tepat untuk ditempuh.


Rubijanto mengatakan Habibie berharap pada pelaksanaan tindakan operasi Jantung di Muenchen nantinya dapat dihadiri atau disaksikan oleh paling tidak dua dokter spesialis jantung dari Tim Dokter Kepresidenan RI dan seorang personil Paspampres.


"Beliau harapkan seluruh biaya perawatan dan tindakan medis yang timbul di Muenchen, ditanggung oleh Pemerintah RI sesuai Undang-undang yang berlaku," kata Rubijanto.


Rubijanto telah menyampaikan kepada Habibie seluruh kolega di Jakarta ikut merasakan prihatin atas kesehatan Habibie dan mendoakan semoga agar Habibie segera dapat lekas sembuh dan lekas kembali ke Jakarta.[]







EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Lebaran Tahun Ini Jokowi Rayakan di Bogor

14 Juni 2018 | 11:15 WIB

Untuk lebaran tahun ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi), akan merayakan Hari Raya Idul Fitri di Istana Bogor, Jawa Barat.

Puluhan Penumpang KM Arista Tenggelam

14 Juni 2018 | 13:08 WIB

Kapal Patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) terus mencari korban tenggelamnya kapal nelayan KM. Arista di perairan Pulau Khayangan, Makassar.

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal Jumat 15 Juni 2018

14 Juni 2018 | 20:32 WIB

Pemerintah menetapkan Hari Lebaran 2018 jatuh pada Jumat (15/6/2018). Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menetapkan setelah Kementerian Agama menggelar Sidang Itsbat Awal Syawal 1439 Hijriah di Kantor Kemenag MH Thamrin Jakarta, Kamis (14/6/2018).

PKS Minta Pemudik Dapat Sarana

11 Juni 2018 | 19:04 WIB

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohamad Sohibul Iman meminta kepada pemerintah wajib menyediakan sarana yang nyaman bagi pemudik. Sebab, papar Sobibul, mudik bagi masyarakat Indonesia memiliki dimensi spiritual.

Cuti Bersama, Lokasi ini Bebas Aturan Ganjil - Genap

11 Juni 2018 | 17:31 WIB

Kebijakan ganjil genap di Pintu Tol Bekasi (Barat dan Timur), Cibubur, Kunciran, Tangerang, dan Karawaci tidak berlaku selama 11-14 Juni dan 18-20 Juni 2018.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber