nasional

Ada Mahasiswi Dipecat Karena Cadar, Fahira akan Beri Bantuan Advokasi

Ibra Maulana | Selasa, 06 Maret 2018 15:40 WIB | PRINT BERITA

ist

JAKARTA, WB - Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Fahira Idris, akan memberikan advokasi langsung jika ada mahasiswi bercadar yang diancam akan dikeluarkan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.


Peryataan Fahira tersebut terkait, kebijakan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta yang akan melarang mahasiswinya untuk mengenakan cadar di dalam kampus. Bahkan pihak rektorat akan memecat atau mengeluarkan mahasiswinya yang tidak mengindahkan keputusan itu.


"Saya kira di tengah gembar-gembor kampanye saya bhineka, saya Pancasila kebijakan-kebijakan seperti ini tidak akan ada, tetapi nyatanya masih terjadi," ujar Fahira Idris, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/3/2017).


Senator DKI Jakarta ini melanjutkan, setiap kebijakan apalagi yang dikeluarkan institusi resmi pendidikan terlebih di dalamnya terdapat kepentingan pihak lain harus punya landasan yang kuat, tidak boleh berdasarkan asumsi. Apalagi prasangka dan menstigma mahasiswi bercadar dikarenakan yang bersangkutan menganut ideologi atau aliran tertentu.



Ia melanjutkan, Dalam penampilan tertentu gerakan radikal yang bertentangan dengan Pancasila, sangat tidak berdasar, walau sebelum pemecatan ada tahapan konseling dan sebagainya, tapi dirinya mengingatkan kampus, bahwa mahasiswi yang mengenakan cadar sebagai bentuk keyakinannya beragama tidak boleh diberi sanksi apa pun.


Selama mahasiswi dengan atribut apapun yang dikenakannya, tidak melanggar norma agama, hukum, sosial dan tidak membahayakan maka tidak boleh dikenakan sanksi atau hukuman apapun.


"Mahasiswi yang bercadar karena ekspresi keyakinannya beragama dilindungi oleh UUD 1945, tidak boleh dilanggar oleh siapapun, tegasnya.


Kekhawatiran pihak kampus, lanjut Fahira, terhadap ideologi radikal yang menyusup ke kampus dan mahasiswa tidak serta merta dilawan dengan melarang pengenaan cadar dan menstigma mereka yang bercadar berkaitan erat dengan ideologi radikal. Namun, lewat berbagai program, baik itu akademik maupun nonakademik yang kreatif dan intensif menumbuhkan semangat dan sikap nasionalisme dan kebangsaan.[]






EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Puluhan Penumpang KM Arista Tenggelam

14 Juni 2018 | 13:08 WIB

Kapal Patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) terus mencari korban tenggelamnya kapal nelayan KM. Arista di perairan Pulau Khayangan, Makassar.

Lebaran Tahun Ini Jokowi Rayakan di Bogor

14 Juni 2018 | 11:15 WIB

Untuk lebaran tahun ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi), akan merayakan Hari Raya Idul Fitri di Istana Bogor, Jawa Barat.

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal Jumat 15 Juni 2018

14 Juni 2018 | 20:32 WIB

Pemerintah menetapkan Hari Lebaran 2018 jatuh pada Jumat (15/6/2018). Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menetapkan setelah Kementerian Agama menggelar Sidang Itsbat Awal Syawal 1439 Hijriah di Kantor Kemenag MH Thamrin Jakarta, Kamis (14/6/2018).

Dihantam Ombak, KM Sinar Bangun Tenggelam di Danau Toba

18 Juni 2018 | 23:30 WIB

Dugaan sementara penyebab Kapal Motor Sinar Bangun  tenggelam di Perairan Danau Toba, Sumatera Utara pada Senin (18/6/2018) petang karena tali kemudi kapal putus dan hantaman ombak besar.

Densus Amankan 4 Terduga Teroris di Cimahi

20 Juni 2018 | 14:04 WIB

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Syahar Diantono, menjelaskan, total terdapat empat terduga teroris yang diamankan oleh Densus 88 Antiteror pada Selasa (20/6/2018) di daerah Cimahi, Jawa Barat.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber