nasional

Mengandung Cacing, Puluhan Ribu Kaleng Sarden Ditarik dari Perdaran

Edward WA | Sabtu, 24 Maret 2018 19:33 WIB | PRINT BERITA

ist

 

JAMBI, WB - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jambi telah melakukan penelusuran dan pemantauan terkait tiga produk sarden ikan mackerel dalam saus tomat yang dinyatakan mengandung sejenis cacing ada di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

 

Pihak BPOM Jambi mengaku telah menerima laporan dari agen atau distributor yang menarik 62.191 kaleng sarden ikan mackerel dalam saus tomat dari tiga produk. Kepala BPOM Jambi Ujang Supriyatna, di Jambi, Sabtu (24/3/2018) mengatakan bahwa sejauh ini dari penelusuran dan pemantauan terkait tiga produk yang dinyatakan mengandung sejenis cacing.

 

Sejak beberapa hari kemarin pihaknya telah menemukan sebanyak 62.191 kaleng produk sarden yang ditarik agen dan distributornya. Temuan tersebut juga sudah ditindaklanjuti bahkan sudah ditarik oleh pihak distributor yang bersangkutan.

 

Ada pun ketiga produk yang ditemukan itu merek Farmerjack dan Hoki. Sedangkan IO belum ditemukan di Jambi. "Kami menemukan 62.191 kaleng merek Hoki, kemudian di Kabupaten Batanghari setelah dicek terdeteksi adanya cacing, kami akan perdalam lagi atas temuan itu untuk mengetahui jenis cacingnnya," kata Ujang.

 

Dia juga menyampaikan terhadap temuan ini masyarakat di Provinsi Jambi untuk tidak resah dan hanya perlu waspada saja. Dia mengimbau bila ada warga menemukan produk Hoki dan IO agar segera melaporkannya kepada pihak terkait.

 

"Kami imbau masyarakat bila menemukan produk tersebut segera melaporkan kepada Dinas Kesehatan setempat atau bisa langsung ke BPOM Jambi biar kami tindaklanjuti," kata Ujang Supriyatna.

 

Ketiga produk sarden yang kini beredar merupakan produk impor. Produk ini telah ditarik setelah ditemukan di outlet minimarket yang dijual bebas di tengah masyarakat dan diduga mengandung cacing.

 

Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan POM Pusat telah menginstruksikan penarikan produk ikan mackerel  dan sarden kaleng dari pasaran karena diduga mengandung cacing di dalam produk tersebut. []

 

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

KPK : Kasus Bank Century Tidak Berhenti

20 September 2018 | 14:43 WIB

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, pihaknya tidak berhenti dalam menelusuri kasus mega korupsi Bank Century.

Rupiah Masih Letoy, Moeldoko : Ekonomi Kita Aman

18 September 2018 | 13:49 WIB

Menyikapi nilai rupiah yang kian letoy, Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko mengungkapkan kegiatan perekonomian yang terintegrasi secara global telah mempengaruhi kondisi ekonomi domestik, seperti halnya nilai tukar rupiah yang kian melemah

BPJS Kesehatan Alami Defisit DPR Putar Otak

18 September 2018 | 08:08 WIB

Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf M. Efendi menyarankan kepada pemerintah agar tidak setengah-setengah mengatasi masalah defisit terkait BPJS Kesehatan.

Ini Isi Pakta Integritas Prabowo dan GNPF

17 September 2018 | 09:39 WIB

Bakal calon presiden (Capres) Prabowo Subianto menandatangani pakta integritas yang dibuat Itjimak Ulama II.

Ini Jajaran Baru Direksi Garuda

17 September 2018 | 20:19 WIB

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) merombak jajaran direksi dan komisaris dalam RUPS tahunan 2018. I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra menjadi direktur utama menggantikan Pahala Nugraha Mansury.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber