politik

Namanya Masuk Radar Cawapres Prabowo, Ini Jawaban TGB

Purnama | Kamis, 29 Maret 2018 15:14 WIB | PRINT BERITA

ist

JAKARTA, WB - Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto diyakini masih menjadi kandidat kuat yang akan berlaga pada pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) 2019.


Sejumlah nama potensial yang akan digandeng kedua tokoh tersebut terus bermunculan. Salah seorangnya adalah Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi.


Nama Gubernur NTB dua periode itu, muncul ke permukaan pentas nasional lewat segudang prestasinya dalam mengubah wajah NTB, dari provinsi yang tertinggal menjadi salah satu provinsi dengan pertumbuhan terbaik di Indonesia. Alhasil TGB masuk dalam radar Gerindra untuk bersanding dengan Prabowo.


"Kan susah dijawab, biar nanti masa, yang akan datang, waktu yang akan menjawab seperti apa," kata TGB menjawab pertanyaan awak media, Kamis (29/3/2018).


TGB menilai, ajang pemilu, baik pilpres maupun pilkada merupakan sebuah kontestasi yang baik dalam mencari putra terbaik yang memimpin bangsa dan daerah ke depan. TGB juga menyampaikan, apresiasi atas dukungan sejumlah elemen masyarakat kepada dirinya, yang ia sebut penuh dengan keterbatasan. Kata TGB, aspirasi yang disampaikan masyarakat merupakan suatu harapan baik yang harus mendapat respon yang juga baik.


"Saya rasa kalau hal yang baik, kontestasi kepemimpinan nasional itu kan hal yang baik, ya saya ini penuh dengan keterbatasan, tetapi kalau ada hal yang baik, masyarakat punya harapan baik," jelas TGB.[]






EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Darmizal Resmikan ReJO Untuk Wilayah Papua

22 Mei 2018 | 12:13 WIB

Relawan Jokowi (ReJO) semakin banyak pendukungnya dan terus mengembangkan sayap perjuangannya. Setelah resmi terbentuk di Jawa Tengah, komunitas pendukung Presiden Joko  Widodo ini terus membentuk kepengurusan di seluruh Indonesia. Senin (21/5/2018), kepengurusan ReJO wilayah Papua sudah diresmikan.

Usir Islamphobia, Ini yang Dilakukan Para Muslimah Bercadar

20 Mei 2018 | 15:28 WIB

Demi mengusir Islamphobia di  Jakarta, sejumlah wanita muslim bercadar dan beberapa pria berdiri di patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta sambil memegang tulisan “Aku percaya kamu, apakah kamu percaya padaku? Maka peluk saya!”.

Masuk Daftar `Ulama Pemerintah`, Banyak yang Minta Dicoret namanya

19 Mei 2018 | 14:16 WIB

Munculnya daftar nama 200 mubaligh yang mendapat rekomendasi pemerintah melalui Departemen Agama untuk ceramah menimbulkan polemik karena berpotensi memecah belah kalangan ulama. Buntutnya banyak yang minta namanya dicoret dari daftar itu.

Menhan : Yang Tidak Mau Pancasila Keluar dari Indonesia

22 Mei 2018 | 23:18 WIB

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan ideologi Pancasila tak bisa diganti dengan paham apapun. Keputusan itu sudah akhir dan merupakan kesepakatan bersama yang tak dapat diganggu gugat. Siapa saja yang merongrong akan berhadapan dengan rakyat dan TNI.

Ini Tanggapan Tokoh Islam Soal `Mubaligh Plat Merah`

22 Mei 2018 | 13:16 WIB

Rilis 200 mubaligh yang mendapat rekomendasi dari Kementerian Agam alias “Mubaligh Plat Merah”  menimbulkan pro dan kontra. Sejumlah tokoh Islam memberi statement. Ada yang sangat gundah,  terkejut dan ada pula yang ingin namanya dicoret  dari daftar kontroversi itu.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber