Wow...

Jalani Transplantasi Ginjal, Kucing Ini Habiskan Biaya Rp261 Juta

Anggi SS | Minggu, 01 April 2018 09:18 WIB | PRINT BERITA

ist

 

WARTABUANA – Stanley, seekor kucing jantan habiskan biaya hingga Rp261 juta untuk melakukan transplantasi ginjal. Dan Betsy Boyd adalah wanita berhati mulai yang sudah 17 tahun memelihara Stanley.

 

Betsy Boyd adalah seorang  profesor dan penulis paruh waktu, sementara suaminya Michael adalah seorang wartawan. Mereka berdua tinggal serumah dengan sang ayah dan dua anak kembarnya yang berusia 3 tahun.

 

Ketika mengetahui kucingnya menderita sakit ginjal, mereka tanpa ragu merogoh kocek USD 19 ribu atau sekitar Rp 261 juta untuk transplantasi. Mereka bahkan setuju mengadopsi pendonor ginjal untuk Stanley. Semua ini dilakukan karena mereka ingin melihat Stanley hidup lebih lama.

 

"Stanley mencintaiku sama seperti orang-orang terdekat yang juga mencintaku dan aku mencintainya dengan cara yang sama, aku ingin dia tetap hidup," kata Betsy.

 

Menurut Betsy Boyd,  hanya Stanley satu-satunya kucing yang bertindak seperti manusia. Stanley sangat komunikatif. “Dia punya kontak mata lebih baik daripada kucing mana pun yang pernah aku kenal. Ketika aku pergi bekerja, dia menunggu di jendela atau pintu depan pagar hingga aku pulang, sama seperti anjing," ungkapnya.

 

Penyakit ginjal Stanley sudah diketahui sejak November 2016 lalu dan seorang dokter spesialis hewan memprediksi ia hanya bertahan hidup tiga bulan lagi. Ketika rekannya mengatakan ada transplantasi ginjal pada kucing, Betsy lalu mencari informasi tentang hal itu.

 

Awalnya, keluarga dan teman-teman Betsy memperingatkan supaya tidak menghabiskan uang sebanyak itu untuk kucing setua Stanley. Uang itu bisa dipakai untuk tabungan sekolah si kembar. Tapi, Betsy sudah menganggap Stanley sebagai keluarga.

 

Ia menggunakan uang yang ia tabung bersama suaminya untuk membeli mobil baru untuk menyelamatkan nyawa Stanley yang menurutnya lebih berharga. Dokter di Rumah Sakit Hewan, Philadelphia, tempat Stanley menjalani transplantasi, juga tidak mendorong Betsy Boyd untuk menjalani operasi.

 

Mereka khawatir kucing tidak bisa melewatinya, karena usianya sudah lanjut, tetapi setelah memeriksa kucing itu, mereka mempertimbangkan kembali.

 

Terlepas dari ginjalnya, ia dalam keadaan sehat, makan dengan baik dan menjalani pengobatan. Setelah menemukan donor yang cocok, Stanley si kucing siap menjalani transplantasi. Operasi dilakukan oleh tim dokter hewan di Rumah Sakit Hewan Ryan, dan semuanya berjalan lancar.

Setelah dirawat inap sekitar satu bulan, Stanley kembali sehat, bermain dengan teman-teman kucing lainnya, pergi keluar dan menghabiskan waktu bersama Betsy.

 

"Apapun bisa terjadi. Jika Stan meninggal lebih cepat, setidaknya aku aku telah melakukan apa yang bisa kulakukan untuk nya. Kami memiliki banyak kenangan indah. Dia benar-benar bahagia, dan itu saja harganya," kata Betsy. []

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Wuih... Ada Kecebong Raksasa di Arizona

20 Juni 2018 | 09:24 WIB

Jika selama ini kita melihat kecebong hanya sebesar kacang polong, namun di Arizona, Amerika Serikat ada kecebong raksasa seukuran buah pisang. Penemuan itu membuat heboh kalangan ilmuan.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber