politik

Biar Rame, Pilpres Nanti Diharap Tiga Poros

Oktraz | Senin, 09 April 2018 11:21 WIB | PRINT BERITA

ist


JAKARTA, WB - Politisi Gerindra, Desmond J Maesa menjelaskan bahwa, peta politik Pilpres 2019 masih dinamis. Untuk meramaikan pesta demokrasi ini rencananya bakal ada tiga poros, selain poros pemerintah dan oposisi.


Desmond menilai kemungkinan terbentuk poros ketiga yang digagas PAN, Demokrat, dan PKB. Ketua DPP Gerindra ini mengatakan partainya bisa mengusulkan supaya poros tersebut benar-benar terbentuk. Dia juga yakin bukan hanya Jokowi dan Prabowo saja yang berebut kursi orang nomor satu di Indonesia.


"Ya poros ketiga itu bisa Gerindra dong mengusulkan. Bisa Gerindra yang mengusulkan. Kenapa? ada fenomena lain, jangan kamu anggap hari ini pak Prabowo bertarung dengan pak Jokowi," ucap Desmond di gedung DPR.


Ia menambahkan, tak mustahil bila poros ketiga terbentuk. Bagi Gerindra, sosok Gatot Nurmantyo dan Anies Baswedan bisa mengisi pos poros ketiga tersebut.


"Udah jelas ada Gatot, Anies bagi kami," ujar Desmond.

Selain Gatot dan Anies, lanjut Desmond, ada Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi juga potensial mengikuti kontes capres dan cawapres. TGB sendiri diisukan bakal minggat dari Demokrat. Gerindra sendiri akan membuka pintu bagi siapapun.

"Ya ada Tuan Guru Bajang. Kami buka pintu siapapun ya," tukasnya.

Lebih lanjut, Wakil ketua komisi III DPR ini juga berpendapat bila Jokowi salah pilih pendamping, partai pendukungnya bisa beralih. Akhirnya peta koalisi partai politik bisa berubah.


"Kalau pak Jokowi salah pilih Wakil Presiden emangnya partai yang ada sekarang akan terus mendukung pak Jokowi," tandas Desmond.[]






EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Inilah Alasan Andi Undru Mario Jadi Wakil Rakyat

18 Juli 2018 | 12:28 WIB

Kapten TNI (Purn) Andi Undru Mario, SSos MSi., telah dinyatakan lolos menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo lewat Partai Gerindra dengan nomor urut 4.

Soal Cawapres, PAN Mau ada Kekeluargaan

13 Juli 2018 | 10:54 WIB

Partai Amanat Nasional (PAN), masih meyakini jika pembahasan calon wakil presiden (cawapres) Prabowo akan dibicarakan secara kekeluargaan sesama koalisi. Hal ini terkait klaim Demokrat di mana Prabowo Subianto akan mengambil Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres.

Pengamat : Tudingan TGB Dukung Jokowi Terlalu Dini

12 Juli 2018 | 11:45 WIB

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Tuang Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi mendukung Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kepemimpinannya sebagai presiden. Menyikapi hal itu, analis politik dari lembaga survei Kedai Kopi, Hendri Satrio menilai terlalu dini jika hal tersebut dinilai sebagai keberpihakan.

SIGMA : Jokowi Istimewakan Cak Imin

16 Juli 2018 | 12:06 WIB

Pengamat politik dari Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (SIGMA), Said Salahudin menilai keistimewaan yang diberikan Joko Widodo (Jokowi) kepada Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar bisa memunculkan kecemburuan bagi parpol pendukung yang lain. Sebab dari lima nama bakal cawapres, Jokowi secara langsung menyebut salah satunya adalah Muhaimin Iskandar.

PDIP Klaim Cawapres Jokowi Tinggal Diumumkan

11 Juli 2018 | 15:07 WIB

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, mengaku bahwa Calon Wakil Presiden (Cawapres), pendamping Jokowi untuk Pemilu Presiden 2019, sudah di tangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Seokarnoputri. Kata Hasto, pengumuman cawapres ke publik tinggal menunggu waktu yang tepat.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber