lain

Inilah Fungsi Sunroof Pada Mobil

Anggi SS | Selasa, 10 April 2018 09:14 WIB | PRINT BERITA

ist

 

WARTABUANA – Ada tiga jenis Sunroof atau atap kaca pada mobil. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda.  Seperti apa bentuk dan fungsinya, berikut penjelasannya?

 

Sunroof  yang biasa digunakan di Indonesia ada tiga jenis, yakni sunroof, moonroof dan panoramic roof. Ketiganya memiliki fungsi serupa yaitu melihat pemandangan di atas mobil.

 

Sunroof itu atap kacanya bisa terangkat sebagian ke arah atas. Ini adalah yang paling umum digunakan oleh masyarakat di Indonesia . Sementara untuk moonroof tidak jauh berbeda, namun sisi kaca yang membuka masuk ke dalam. Umumnya digunakan untuk mobil Eropa.

 

Sementara itu untuk panoramic roof adalah atap yang menggunakan kaca lebih besar dibandingkan sunroof dan moonroof. Bisa terdiri dari satu kaca atau dua kaca. Umumnya, pemilik kendaraan lebih memilih untuk memodifikasi atap mobil dengan panoramic roof karena terlihat lebih apik.

 

Selain karena harganya lebih mahal, tidak semua mobil bisa mengaplikasikan panoramic roof. Ukuran atap harus lebih besar dan tidak bergelombang. Sehingga panoramic roof bisa diaplikasikan lebih baik.

 

Panoramic roof pun masih terbagi dua jenis yaitu bisa terbuka atau tidak (glass top). Namun umumnya, pemilik kendaraan kurang menyukai panoramic glass top.

 

Karena itulah saat ini umumnya kendaraan lebih banyak menggunakan sunroof yang memiliki ukuran lebih kecil dan cocok diaplikasikan pada semua mobil.[]

 

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Kongres Ikatan Apoteker Indonesia, Inilah Kriteria Calon Ketua Umumnya

17 April 2018 | 12:28 WIB

Dibeberapa negara maju, apoteker masuk dalam katagori 10 profesi terpercaya lantaran bersinggungan langsung dengan kesehatan masyarakat. Sementara di Indonesia, profesi apoteker belum mendapat apresiasi yang layak.

Pemerintah Kurang Peduli Terhadap Nasib Wayang dan Dalang

16 April 2018 | 14:18 WIB

Negara dan Pemerintah terkesan kurang peduli dengan harkat seni dan martabat seniman sebagai pengawal jati diri bangsa. Keberpihakan Pemerintah terhadap nasib Dalang dan Wayang masih dirasa memprihatinkan.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber