politik

Yusril Cocok Jadi Wapres Prabowo

Purnama | Minggu, 15 April 2018 19:35 WIB | PRINT BERITA

ist

 

JAKARTA, WB -Ketua Bidang Pemenangan Presiden Partai Bulan Bintang (PBB), Sukmo Harsono menyarankan agar Prabowo Subianto memilih Yusril Ihza Mahendra sebagai cawapresnya. Yusril dinilainya sebagai tokoh Islam modern yang bisa didukung oleh ulama.

 

Menurut Sukmo Harsono,  secara eksplisit Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto sudah siap menjadi bakal calon presiden (capres), meski belum mendeklarasikan diri. Sehingga Prabowo Subianto harus segara mencari bakal calon wakil presiden (cawapres) pendampingnya.

 

"Dalam hal ini kami memberikan saran kepada Prabowo bahwa dalam mencari wakil itu yang bisa menaikkan elektabilitas dan popularitas beliau (Prabowo). Karena hasil survei terakhir itu, jarak antara Prabowo dan Joko Widodo masih di atas 20 persen," ujar Sukmo Harsono, Minggu  (15/4/2018).

 

Oleh karena itu, Prabowo Subianto harus mencari cawapres yang tepat agar bisa menang di Pilpres 2019. Apalagi pilpres nanti, kata dia, besar kemungkinan bakal menjadi pertarungan ulangan antara Prabowo dengan Joko Widodo.

 

Sukmo Harsono menyarankan Prabowo harus mencari tokoh Islam modern, tokoh Islam yang bisa didukung oleh ulama. "Kami memandang bahwa pak Yusril yang memenuhi syarat, namun demikian untuk sekarang ini PBB hanya bisa memberikan saran semacam ini, kami sendiri baru akan menetapkan dalam mukernas nanti yang diadakan pada bulan Mei," tuturnya.[]

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Inilah Alasan Andi Undru Mario Jadi Wakil Rakyat

18 Juli 2018 | 12:28 WIB

Kapten TNI (Purn) Andi Undru Mario, SSos MSi., telah dinyatakan lolos menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo lewat Partai Gerindra dengan nomor urut 4.

Soal Cawapres, PAN Mau ada Kekeluargaan

13 Juli 2018 | 10:54 WIB

Partai Amanat Nasional (PAN), masih meyakini jika pembahasan calon wakil presiden (cawapres) Prabowo akan dibicarakan secara kekeluargaan sesama koalisi. Hal ini terkait klaim Demokrat di mana Prabowo Subianto akan mengambil Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres.

Pengamat : Tudingan TGB Dukung Jokowi Terlalu Dini

12 Juli 2018 | 11:45 WIB

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Tuang Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi mendukung Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kepemimpinannya sebagai presiden. Menyikapi hal itu, analis politik dari lembaga survei Kedai Kopi, Hendri Satrio menilai terlalu dini jika hal tersebut dinilai sebagai keberpihakan.

SIGMA : Jokowi Istimewakan Cak Imin

16 Juli 2018 | 12:06 WIB

Pengamat politik dari Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (SIGMA), Said Salahudin menilai keistimewaan yang diberikan Joko Widodo (Jokowi) kepada Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar bisa memunculkan kecemburuan bagi parpol pendukung yang lain. Sebab dari lima nama bakal cawapres, Jokowi secara langsung menyebut salah satunya adalah Muhaimin Iskandar.

PDIP Klaim Cawapres Jokowi Tinggal Diumumkan

11 Juli 2018 | 15:07 WIB

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, mengaku bahwa Calon Wakil Presiden (Cawapres), pendamping Jokowi untuk Pemilu Presiden 2019, sudah di tangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Seokarnoputri. Kata Hasto, pengumuman cawapres ke publik tinggal menunggu waktu yang tepat.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber