politik

PKS : Prabowo Belum Tentu Nyapres

Oktraz | Senin, 16 April 2018 21:11 WIB | PRINT BERITA

ist

JAKARTA, WB - Wakil Ketua Majelis Syuro, Partai Keadilan Sejatera (PKS), Hidayat Nur Wahid, meragukan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden (capres) 2019. Pernyataan Hidayat tersebut berdasarkan belum adanya pernyataan tegas kesiapan Prabowo menjadi capres.


"Semuanya masih mungkin berubah dan secara definitif juga Pak Prabowo belum menyatakan dirinya maju. Beliau mengatakan kalau diberikan mandat siap, tapi beliau belum mengatakan saya siap sebagai calon presiden," ujar Hidayat, Senin (16/4/2018).


Menurut Hidayat, kemungkinan Prabowo tidak jadi maju capres terbuka hingga pendaftaran resmi capres dibuka pada 4-10 Agustus mendatang. Menurut dia, selama belum ada pendaftaran resmi, peluang berubahnya calon maupun koalisi masih terbuka.


"Ya selama itu belum didaftarkan, peluang itu masih tetap ada dan pengalaman selama ini begitu aja. Semua orang menyadari, bukan hanya PKS saja," ujar Hidayat.


Karena itu, ia menilai perlu ada pembicaraan soal capres maupun cawapres oleh partai partai koalisi. Namun, \harus dipastikan terlebih dahulu koalisi dari partai terpenuhi untuk mengajukan calon.


Meskipun selama ini PKS paling dekat menjalin komunikasi dengan Partai Gerindra, belum ada jaminan koalisi itu mengikat.


"Mengikat dan tidak mengikat lagi-lagi nanti dibuktikan dengan sejauh mana pendaftaran itu terjadi. Kalau belum ada pendaftaran dinamika semua masih terjadi," ujar Hidayat.[]







EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Gerindra : Jokowi Belum Tentu Menang

21 April 2018 | 12:18 WIB

Politikus Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria mengakui jika angka kepuasan publik Pemerintahan Jokowi-JK di sejumlah lembaga survei tinggi. Namun kata Riza, angka tersebut bukanlah jadi jaminan Jokowi akan kembali menang di Pilpres 2019.

Yusril : PBB Tampung Semua Komponen Umat Islam

16 April 2018 | 20:42 WIB

Menjelang pemilihan legislatif (pileg) 2019, sejumlah tokoh partai politik telah melakukan manuver pindah partai. Kali ini sejumlah tokoh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan PAN migrasi ke Partai Bulan Bintang (PBB). Tidak tanggung-tanggung, dari PPP sekitar 30 mantan pengurus bergabung ke PBB.

Politisi Elit PPP dan PAN Hijrah ke PBB

16 April 2018 | 15:24 WIB

Sejumlah politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) khittah dan polisi PAN hijrah ke Partai besutan Yusril Ihza Mahendra, Bulan Bintang (PBB). Politisi PPP yang bergabung ke PBB berasal dari kubu Romahurmuziy dan juga Djan Faridz.

Denny JA : TGB Punya Posisi Bagus di Peta Politik Tanah Air

20 April 2018 | 10:36 WIB

Merespon pandangan soal isu yang dihembuskan dari luar negeri dimana Indonesia akan bubar ditahun 2030, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang Zainul Majdi (TGB), mempunyai pandangan tersendiri.

Jika Dipinang, Samad Siap Jadi Capres

16 April 2018 | 11:19 WIB

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengaku siap jika ada yang meminangnya menjadi calon wakil presiden pada Pemilu 2019 nanti. 

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber