nasional

KPU Targetkan Pemilh Luar Negeri Capai 50 Persen

Oktraz | Selasa, 17 April 2018 19:51 WIB | PRINT BERITA

ist


JAKARTA, WB - Ketua Pokja Pemilu Luar Negeri KPU, Wajid Fauzi, menmenjelaskan bahwa pihaknya menargetkan partisipasi pemilih di luar negeri bisa mencapai 50 persen pada Pemilu 2019. KPU pun memberikan fasilitas jemput bola bagi pemilih luar negeri yang sedang bermukim di negara-negara konflik.


"Melihat pemilu 2014 lalu, partisipasi pemilih negeri masih relatif rendah. Kami berharap paling tidak ada peningkatan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019. Target kami, bisa mencapai 50 persen," ujar Wajid kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2018).


Dia menjelaskan, partisipasi WNI yang tinggal di luar negeri dalam Pemilu 2014 lalu hanya berkisar antara 33 persen - 35 persen. Karena itu, pihaknya saat ini gencar meningkatkan partisipasi pemilih luar negeri.


Salah satu upaya yang dilakukan oleh KPU adalah menggelar gerakan pencocokan dan penelitian (coklit) serentak data pemilih Pemilu 2019 di dalam dan luar negeri. Gerakan coklit serentak dimulai pada Selasa dan digelar hingga 17 Mei 2018 mendatang.


Wajid mengungkapkan, coklit serentak di luar negeri dilaksanakan di 130 kantor perwakilan Indonesia yang ada luar negeri. Objek coklit adalah daftar penduduk pemilih potensial pemilu luar negeri (DP4LN) sebanyak 2.049.708 pemilih. Data ini dicocokkan dengan data pemilih tetap luar negeri (DPTLN) Pemilu 2014 yang tercatat sebanyak 2.038.711 pemilih.[]







EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

KPK : Kasus Bank Century Tidak Berhenti

20 September 2018 | 14:43 WIB

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, pihaknya tidak berhenti dalam menelusuri kasus mega korupsi Bank Century.

Rupiah Masih Letoy, Moeldoko : Ekonomi Kita Aman

18 September 2018 | 13:49 WIB

Menyikapi nilai rupiah yang kian letoy, Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko mengungkapkan kegiatan perekonomian yang terintegrasi secara global telah mempengaruhi kondisi ekonomi domestik, seperti halnya nilai tukar rupiah yang kian melemah

BPJS Kesehatan Alami Defisit DPR Putar Otak

18 September 2018 | 08:08 WIB

Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf M. Efendi menyarankan kepada pemerintah agar tidak setengah-setengah mengatasi masalah defisit terkait BPJS Kesehatan.

Ini Isi Pakta Integritas Prabowo dan GNPF

17 September 2018 | 09:39 WIB

Bakal calon presiden (Capres) Prabowo Subianto menandatangani pakta integritas yang dibuat Itjimak Ulama II.

Ini Jajaran Baru Direksi Garuda

17 September 2018 | 20:19 WIB

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) merombak jajaran direksi dan komisaris dalam RUPS tahunan 2018. I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra menjadi direktur utama menggantikan Pahala Nugraha Mansury.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber