Film

Aktor Senior Deddy Sutomo Wafat

Anggi SS | Rabu, 18 April 2018 08:28 WIB | PRINT BERITA

Deddy Sutomo seamasa hidup /ist

 

WARTABUANA – Kabar duka kembali singgah di dunia selebriti, aktor senior Deddy Sutomo (76) meninggal dunia, Rabu (18/4/2018). Jenazah disemayamkan di rumah duka Komplek Puri Flamboyan, Tangerang Selatan Banten.

 

Artis Dian Sastrowardoyo menyampaikan rasa dukanya atas kepergian Deddy. Dian menulis di Instagram Stories pada akunnya kalau dia akan kehilangan sosok Deddy. Dian menyertai pula emoji menangis di unggahan tersebut.

 

Akun Instagram aktor Tio Pakusadewo (@pksdw) mengunggah foto KTP Deddy dengan caption mengungkapkan kesedihannya.

 

"Selamat Jalan Bapakku, Guruku, Sahabatku.. kesayanganku... Sedih.. sedih.. sedih," tulis akun Tio. Untuk diketahui, akun ini dioperasikan oleh tim admin dari Tio bernama Nagra dan Rendy. Tio masih menjalani proses hukum atas kasus narkoba.

 

Seperti diketahui, Deddy pada usia muda terkenal sebagai Pandji Tengkorak yang tayang era 1970an. Kemudian bermain film Tutur Tinular III tahun 1998, Deddy kembali tampil di layar lebar dalam film Maskot (film) tahun 2006, dua tahun berikutnya Deddy tampil dalam film Doa Yang Mengancam sebagai Pak Tantra.

 

Di era 2010-an Deddy telah membintangi lima film dimulai tahun 2010 Menebus Impian, 2011 Tanda Tanya (film). Tahun 2015 Deddy tampil dalam tiga film yaitu 2014 (film), Ayat Ayat Adinda, dan Mencari Hilal. Pada tahun ini juga Deddy meraih penghargaan terbesar sepanjang kariernya yaitu Aktor Utama Terbaik di Festival Film Indonesia 2015 dalam perannya sebagai Mahmud di film Mencari Hilal.

 

Setelah tidak lagi main film, dia mencoba mencoba menjadi pengusaha, di antaranya dengan mendirikan PT Jakarta Pelangi Production. Tapi akhirnya Sang Panji Tengkorak ini masuk bidang politik. Diawali dengan duduk dalam MPP (Majelis Perimbangan Partai) PDI Perjuangan, dia kemudian dicalonkan sebagai wakil rakyat di Daerah Pemilihan Jawa Tengah II.

 

Pada pemilu tahun 2004, Deddy Sutomo terpilih menjadi anggota DPR RI, dan berada dalam komisi X (Bidang Pendidikan).[]

 

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Stadhuis Schandaal Mengungkap Romantisme Jaman Belanda

15 Juli 2018 | 09:15 WIB

Sebelum tayang pada 26 Juli mendatang, film “Sara & Fei, Stadhuis Schandaal” garapan Sutradara Adisurya Abdi “dibedah” dalam takl show di Gedung Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (PPHUI), Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (13/7/2018).

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber