Musik

Standing Ovation Juri Iringi Langkah Maria Jadi Juara

Putri Mentari | Jumat, 27 April 2018 08:11 WIB | PRINT BERITA

Maria Simorangkir /ist

 

WARTABUANA -  Kini, sosok Maria Simorangkir menjadi wanita kesohor setelah dinobatkan sebagai Winner Indonesian Idol 2018, ajang pencarian bakat yang telah melahirkan banyak penyanyi berkualitas dan sukses di industri musik tanah air.

 

Maria yang menggondol titel itu setelah mengalahkan rivalnya, Abdul di Grand Final yang digelar di Ecovention, Taman impian Jaya Ancol, Selasa (24/4/2018) mengaku tak menyangka bisa menang, pasalnya, salah satu juri Maia Estianti pernah menyebut Maria tidak punya Aura Bintang .

 

Berikut rangkuman perjalanan Maria hingga menjadi juara :

Di Spektakuler Show 1 Maria membawakan lagu Apakah ini cinta ciptaan Judika yang di tulis bersama Sebastian Lundberg, Johan  di populerkan oleh Judika. Untuk penampilannya Maria mendapat  komentar positif dari para juri.

 

Pada babak Spektakuler Show 3 Maria membawakan lagu  “This is  What You Came For”. Pada penampilan kali ini , Juri menilai jika penampilan Maria menurun . kemudian pada Spektakuler Show 4 penampilan  Maria sangat memukau dengan membawakan lagu “Sampai Habis Air Mataku”, yang aslinya di bawakan oleh Novita Dewi . Dan Maria di nyatakan lolos ke babak selanjutnya.

 

 Maria bersama Abdul /ist

Usai tampil di Spektakuler Show 5  Maria mendapat standing ovation  dari juri Ari Lasso, Armand Maulana,Maia Estianty dan Judika.Dengan mempersembahkan lagu “Note to God” (versi Jojo) .

 

Di Spektakuler Show 6, setiap kontestan diberikan kesempatan untuk berkolaborasi dengan dengan para kontestan yang lain. Saat itu, Maria berduet dengan Chandra Wahyudi membawakan lagu “Mengejar matahari”nya Ari Lasso .

 

Namun, nyanyian mereka menapat banyak kritik juri, termasuk Ari Lasso. “Sebuah penampilan yang sangat berapi-api . Tapi, memang ada satu, Chemistry di awal yang agak kaku. Maria yang bisa mencurahkan seluruhnya, Chandra masih kikuk,” ujar Ari Lasso.

 

Saat  Spektakuler 7 Maria Kembali menujukan kebolehannya hingga mendapat Standing Ovation dari para juri dengan membawakan lagu “ Kecewa” yang lebih dulu dipopulerkan oleh Bunga Citra Lestari (BCL). “Kamu buktikan nyanyi dengan rasa tapi juga dengan teknik yang gila-gilaan, puji BCL.

 

Maria kembali mendapat Standing Ovation di Spektakuler Show 8. Kali itu dia membawakan lagu “Cinta di ujung jalan” yang sudah  populerkan Agnes Monica. “Maria, tadi aku agak  khawatir, karena tadi nyanyinya bagus bagus. Minggu lalu luar biasa, minggu ini engga kalah luar biasa,” ucap Judika.

 

Dan untuk pertama kalinya Maria berada pada posisi tiga terendah bersama Glen Samuel dan Marion Jola. Namun, ia tetap aman dan Glen yang harus mengakhiri perjalanan nya di Indonesian Idol 2018.

 

Saat Spektakuler Show 9 Maria membawakan lagu“Never Enough” yang di nyanyikan oleh Lorren Allred. Para juri memberikan standing ovation, bahkan Maia memeluknya. Sebenarnya Maria sudah diminta beberapa kali untuk menyanyikan lagu ini. Bahkan ia dipuji oleh penyanyi aslinya Lorren Allred.

 

Persaingan terasa makin ketat di Spektakuler Show 10 ketika Maria membawakan lagu “Irreplaceble“  dari Beyonce. Penampilan tersebut semakin  menunjukan kualitasnya. Dan selama lima minggu berturut turut maria memperoleh standing ovation dari para juri.

 

Bersama DJ irsan, Maria simorangkir membawakan lagu “Kala Cinta Menggoda” versi electronic dance music (EDM) pada Spektakuler Show 11. Meski tak mendapat standing ovation seperti sebelumnya, Mari tetap mendapat pujian dari Ari Lasso.

 

“Maria, kamu membuat kami tersenyum. Kamu membuktikan bahwa kamu bias bermain  dan nyaman dengan genre apapun,” puji Ari Lasso.

 

Saat Spektakuler Show 12 para kontestan di tantang untuk berkolaborasi dengan para juri. Maria mendapat kesempatan duet dengan Judika dengan lagu “Jikalau Kau Cinta”.  Dibagian kedua, Maria membawakan lagu  “I don`t Wanna Miss a Thing” dari Aerosmith.

 

Road to Grand Final

Maria menyanyi solo membawakan lagu “I Have Nothing” milik Withney Houston. Maria mendapat komentar positif dari juri.  Lagu tersebut mengantarkan maria  ke babak Grand Final bersama Abdul .

 

Pada babak ini Maria berhasil melewati 3 tantangan yang di berikan. Tantangan yang pertama di Battle of Ballad, Maria berhasil membawakan lagu “My Heart Will Go On” milik Celine Dion.

 

Bahkan saat Maria membawakan lagu Beyonce yang berjudul “Listen”, kelima juri memberikan pujian dengan standing ovation.

 

Selanjutnya di battle of Romantic Song, berkolaborasi dengan Yovie Widiyanto, Maria membawakan lagu “Bukan Untukku” yang di populerkan Rio Febrian. Tantangan terakhir adalah Battle of Electronic Song dimana Maria berkolaborasi dengan penyanyi muda, Jevin Julian. Mereka membawakan lagu Dewa 19 “Risalah Hati”

 

 

Pada penampilan Result and Reunion Show, Maria berpenampilan menawan dengan menyanyikan lagu “Stand Up for Love” milik Destiny`s Child. Dan maria mendapat 5 standing Ovation.

 

“Kamu nyanyi  lagu ini aku berdiri lagi karena aku suka cara nyanyi kamu. Di usia kamu yang ke 16 tahun ini, aku tahu perjuangan kamu bangun pagi, tidak bertemu keluarga, menurut aku ini penampilan terkeren kamu, ucap Judika.

 

Tampilan lagu duet dengan Sandhy Sandoro dengan lagu “Tak pernah Padam” yang di- medley dengan lagu “Gejolak Cinta” milik Indah Dewi Pertiwi feat Sandhy Sandoro juga mampu memukau para juri. Maria pun di nobatkan sebagai The Next Indonesian Idol berdasarkan Poling.[]

 

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber