politik

Salam 4 Jari Bantah Baliho Airlangga Langgar Aturan

Nana Sumarna | Jumat, 11 Mei 2018 17:57 WIB | PRINT BERITA

ist

JAKARTA, WB - Sebagaimana telah diberitakan Detik.com dan beberapa media yang lain, dimana pada hari Rabu, 9 Mei 2018, bahwa Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau, Rusidi Rusdan Lubis merekomendasikan ke KPU untuk menurunkan baliho Airlangga Hartarto yang dianggap melanggar aturan.


Rusidi, berargumen bahwa Baliho bergambar Airlangga Hartatarto dengan symbol salam 4 jari  melanggar, sebagaiamana yang diputuskan oleh Bawaslu. Baliho tersebut, berdasarkan keterangan Bawaslu Riau, telah melanggar pasal 70 ayat (1) dan (2) peraturan KPU no 4 tahun 2017.  Aturan tersebut menjelaskan bahwa partai politik atau gabungan partai pasangan calon atau tim kampanye dilarang mencetak dan menyebarkan bahan kampanye selain dalam ukuran jumlah serta lokasi yang sudah ditentukan KPU Provinsi, kabupaten dan Kota.


"Dengan adanya pernyataan tersebut kami dari Yayasan Salam 4 Jari perlu memberikan penjelasan bahwa Salam 4 Jari tidak ada kaitannya dengan Partai Golkar maupun Pilkada yang sedang berlangsung," ujar juru bicara Salam 4 Jari, Anict HT lewat keterangan tertulisnya, Jumat (11/6/2018)


Anict memberikan catatan bahwa, Pertama, Billboard tersebut dipasang atas nama “Yayasan  Salam 4 Jari,” lembaga civil society yang terdaftar di akte notaris Suprapto, SH yang berkedudukan di Jakarta Selatan.


"Akte pendirian no 6 bertanggal 6 Maret 2018. Yayasan tersebut telah disyahkan di kementrian Hukum dan hal Asasi  manuasia No AHU-0003158.AH.01.04 Tahun2018. Yayasan ini juga juga secara resmi mengantongi Surat Keterangan Terdaftar Di Departemen Keuangan RI No: S-965KT/WPJ.04/KP.0103/2018," jelasnya.


Kedua, kata Anict, Billboard Salam 4 Jari tidak ada kaitannya dengan Partai Golkar maupun Pilkada yang sedang berlangsung.


Ketiga, Billboard tersebut semata ditujukan untuk mensosialisasikan gagasan sebagaimana yang  tercantum di dalamnya yakni Keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat kecil,  Revolusi Industri ke 4 Bagi Generasi Milenial yang terinspirasi oleh Tokoh Nasional Airlangga Hartarto. Ini bagian dari hak civil society untuk mendukung sebuah gagasan besar.


Keempat, Billboard tersebut tidak hanya dipasang di Provinsi Riau, tetapi juga dipasang di 9 Provinsi yang lain di Indonesia.


"Jadi menurut kami, Bawaslu Riau telah melakukan penafsiran yang keliru atas Peraturan KPU no 4 Th 2017 pasal 70 ayat (1 )dan (2) yang telah menduga pasangan Calon Gubernur no urut 4 yakni Aryadyuliandri Rahman-Suyatno yang dinilai telah melanggar administrasi," tandas Anict.[]








EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Soal Mahar Politik, Sandiaga : Saya Bantah dan Tidak Benar

15 Agustus 2018 | 13:12 WIB

Calon wakil presiden, Sandiaga Uno membantah soal pemberian mahar kepada Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebesar Rp500 miliar.

Prabowo-Sandi Minta Doa Kyai NU

16 Agustus 2018 | 21:47 WIB

Pasangan capres-cawapres Prabowo – Sandi sowan ke Kantor PBNU, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (16/8/2018) sore. Selain ingin bersilaturahmi, pasangan dari kubu oposisi ini ingin minta doa dari para kyai NU.

Romi Klaim, Relawan Sarung Jokowi Didukung 14 Juta Santri

20 Agustus 2018 | 10:34 WIB

Setelah resmi ada dua pasangan Capres-Cawapres, masing-masing kubu mulai mempersiapkan `pasukan perang` berupa tim relawan. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mendeklarasikan relawan Sarung Jokowi: Sahabat Romahurmuziy Pendukung Jokowi.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber