nasional

Bom Meledak di Tiga Gereja di Surabaya

Arief Nugroho | Minggu, 13 Mei 2018 09:21 WIB | PRINT BERITA

ist

 

SURABAYA, WB -  Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangerang mengatakan ledakan bukan hanya terjadi di  satu gereja, tapi terjadi di tiga gereja di Surabaya.

 

"Ada tiga lokasi ledakan. Ketiganya terjadi di Gereja Santa Maria, GKI Wonokromo Diponegoro, dan Gereja di Jalan Arjuno," ujar Frans, Minggu (13/5/2018).

 

Frans mengaku saat ini pihaknya masih menghimpun data. Terkait korban dan pelaku, Frans mengaku masih menelusurinya.

 

Polisi memastikan, ledakan terjadi di depan Gereja Katolik Santa Maria di Jalan Ngagel Madya Utara, Surabaya adalah bom bunuh diri. Terduga pelakunya tewas dalam ledakan tersebut. "Iya, korban tewas, satu pelaku bom bunuh diri dan satu jemaat gereja," ungkap  Frans. []

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Jika Jadi Presiden Sam Aliano Mau Tutup Kantor Youtube Indonesia

18 Mei 2018 | 17:28 WIB

Jika terpilih menjadi Presiden RI, Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia, Sam Aliano menegaskan bakal menutup kantor YouTube Indonesia.

DPR Bantah Ada yang Sengaja Tunda Pengesahan RUU Terorisme

15 Mei 2018 | 15:10 WIB

Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto membantah tudingan adanya fraksi di luar koalisi pemerintah yang sengaja menunda pengesahan Revisi Undang-Undang (RUU) Antiterorisme.

Almarhum Ipda Auzar Dikenal Seorang Muazin yang Taat Ibadah

16 Mei 2018 | 22:10 WIB

Anggota Ditlantas Polda Riau yang gugur ditabrak teroris, Ipda Auzar, ternyata dikenal sebagai guru ngaji di lingkungan rumahnya. Ipda Auzar dikenal sosok yang taat beribadah dan mengajak masyarakar ke masjid.

PDIP : Aksi Teror Mau Jatuhkan Citra Jokowi

19 Mei 2018 | 11:15 WIB

Politikus PDIP, Arteia Dahlan menduga salah satu tujuan di balik aksi teror yang marak belakangan terjadi adalah mendistorsi kepercayaan rakyat kepada pemerintah saat ini.

Koopsusgab Siap Terlibat Hajar Teroris

17 Mei 2018 | 17:21 WIB

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengklaim Presiden Jokowi sudah merestui pembentukan kembali Komando Operasi Khusus Gabungan untuk menanggulangi terorisme di Indonesia.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber