politik

DPR Lemot, Jokowi Ancam Keluarkan Perpu Anti Terorisme

Nana Sumarna | Senin, 14 Mei 2018 12:03 WIB | PRINT BERITA

ist

 

JAKARTA, WB – Salah satu alasan polisi sulit memberantas aksi teroris lantaran belum ada payung hukum yang mumpuni. Itulah sebabnya Presiden Jokowi mengancam menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) terorisme jik aDPR belum juga merampungkan revisi UU Anti-terorisme tersebut hingga bulan Juni 2018.

 

"Kalau nantinya di bulan Juni di akhir masa sidang ini belum segera diselesaikan, saya akan keluarkan Perppu," kata Jokowi saat memberikan keterangan pers di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (14/5).

Presiden mendesak DPR dan kementerian terkait agar segera merampungkan Revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (UU Anti-terorisme) pada masa sidang berikutnya, yakni 18 Mei mendatang.

 

Terhitung sudah dua tahun sejak pemerintah mengajukan revisi UU Anti- terorisme tersebut namun hingga kini pembahasan belum selesai. "Saya juga meminta pada DPR dan kementerian terkait yang berhubungan dengan revisi UU tindak pidana terorisme yang sudah kita ajukan pada Februari 2016 yang lalu, sudah dua tahun untuk segera diselesaikan secepatnya," tegas Jokowi.

 

Menurut Jokowi, revisi UU Anti- terorisme ini sangat diperlukan lantaran sebagai payung hukum bagi aparat kepolisian untuk menindak tegas dan melakukan pencegahan tindakan terorisme. "Karena ini merupakan sebuah payung hukum yang penting bagi aparat, polri untuk bisa menindak tegas dalam pencegahan maupun dalam tindakan," ujarnya. []

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Usir Islamphobia, Ini yang Dilakukan Para Muslimah Bercadar

20 Mei 2018 | 15:28 WIB

Demi mengusir Islamphobia di  Jakarta, sejumlah wanita muslim bercadar dan beberapa pria berdiri di patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta sambil memegang tulisan “Aku percaya kamu, apakah kamu percaya padaku? Maka peluk saya!”.

Wiranto Senang Amerika Mau Bantu Indonesia Perangi Teroris

18 Mei 2018 | 16:24 WIB

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto menyambut baik kesiapan Amerika Serikat untuk membantu mengatasi persoalan terorisme di Indonesia.

Masuk Daftar `Ulama Pemerintah`, Banyak yang Minta Dicoret namanya

19 Mei 2018 | 14:16 WIB

Munculnya daftar nama 200 mubaligh yang mendapat rekomendasi pemerintah melalui Departemen Agama untuk ceramah menimbulkan polemik karena berpotensi memecah belah kalangan ulama. Buntutnya banyak yang minta namanya dicoret dari daftar itu.

Darmizal Resmikan ReJO Untuk Wilayah Papua

22 Mei 2018 | 12:13 WIB

Relawan Jokowi (ReJO) semakin banyak pendukungnya dan terus mengembangkan sayap perjuangannya. Setelah resmi terbentuk di Jawa Tengah, komunitas pendukung Presiden Joko  Widodo ini terus membentuk kepengurusan di seluruh Indonesia. Senin (21/5/2018), kepengurusan ReJO wilayah Papua sudah diresmikan.

Jimly : Habibie Bisa Tiru Langkah Mahathir

22 Mei 2018 | 11:16 WIB

Presiden RI ketiga BJ Habibie bisa saja kembali menjadi presiden, mengikuti langkah Mahathir Mohammad yang kembali menjadi PM Malaysia di usianya yang sudah 92 tahun.Apalagi  Habibie terpaut 11 tahun lebih muda dari Mahathir.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber