nasional

Tega, Aksi Teror Libatkan Anak-Anak

Anggi SS | Senin, 14 Mei 2018 16:31 WIB | PRINT BERITA

ist


JAKARTA, WB - Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengaku heran terhadap aksi para pelaku terorisme yang begitu tega melakukan serangan terhadap warga lain. Terlebih, dalam peristiwa ledakan di gereja di Surabaya kemarin, kata Jokowi terdapat jenazah anak-anak.


Jokowi mengatakan sampai tidak habis pikir mengapa orang tuanya tega mengajak serja anak-anaknya untuk bom bunuh diri.


"Saya kadang enggak habis berpikir. Saya kemarin melihat langsung pelaku bom di tiga lokasi di Surabaya. Dua anak kecil perempuan berumur 9 dan 12 tahun diberi sabuk bom, diantar ayahnya, kemudian turun di gandeng ibunya, kemudian meledakkan di depan gereja," kata Jokowi, Senin (14/5/2018).


Tak hanya bocah perempuan, keluarga pelaku teror tersebut juga membawa dua anak laki-laki lainnya dalam aksi ini. Dua anak laki-laki tersebut meledakkan diri di gereja yang berbeda.


"Anak yang satunya juga sama, yang dua laki-laki masih berumur 18 dan 15 tahun. Naik sepeda motor membawa bom dan meledakkan di gereja yang lain," ucapnya.


Karena itu, ia meminta agar pemerintah bersama dengan partai politik menyadarkan masyarakat untuk melawan dan membasmi terorisme serta radikalisme. Aparat keamanan dan masyarakat pun juga perlu bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.


"Yang namanya radikalisme terorisme menjadi musuh kita bersama dan sekali lagi mari kita bersama-sama menjaga lingkungan kita masing-masing jangan sampai pengaruh dari radikalisme dan terorisme masuk ke wilayah kita," tegas Presiden.


Jokowi mendoakan para korban serangan bom yang terjadi baik di Surabaya maupun Sidoarjo. Seperti diketahui, tiga gereja yang menjadi sasaran aksi terorisme ini yakni Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya Jalan Arjuno.[]







EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

KPK : Kasus Bank Century Tidak Berhenti

20 September 2018 | 14:43 WIB

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, pihaknya tidak berhenti dalam menelusuri kasus mega korupsi Bank Century.

Rupiah Masih Letoy, Moeldoko : Ekonomi Kita Aman

18 September 2018 | 13:49 WIB

Menyikapi nilai rupiah yang kian letoy, Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko mengungkapkan kegiatan perekonomian yang terintegrasi secara global telah mempengaruhi kondisi ekonomi domestik, seperti halnya nilai tukar rupiah yang kian melemah

BPJS Kesehatan Alami Defisit DPR Putar Otak

18 September 2018 | 08:08 WIB

Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf M. Efendi menyarankan kepada pemerintah agar tidak setengah-setengah mengatasi masalah defisit terkait BPJS Kesehatan.

Ini Isi Pakta Integritas Prabowo dan GNPF

17 September 2018 | 09:39 WIB

Bakal calon presiden (Capres) Prabowo Subianto menandatangani pakta integritas yang dibuat Itjimak Ulama II.

Ini Jajaran Baru Direksi Garuda

17 September 2018 | 20:19 WIB

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) merombak jajaran direksi dan komisaris dalam RUPS tahunan 2018. I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra menjadi direktur utama menggantikan Pahala Nugraha Mansury.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber