dunia

Erdogan Sebut Israel Negara Teroris

Ibra Maulana | Rabu, 16 Mei 2018 11:26 WIB | PRINT BERITA

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan /ist

 

LONDON, WB – Aksi reperesif tentara Israel terhadap warga sipil Palestina yang berdemonstrasi di perbatasan Jalur Gaza pada Senin (14/5/2018) mendapat kecaman keras Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Sedikitnya 58 orang dilaporkan telah tewas dan ribuan lainnya luka-luka akibat diserang pasukan keamanan Israel.

 

"Israel adalah negara teroris. Kami akan terus berdiri dengan orang-orang Palestina dengan tekad," kata Erdogan di sela-sela kunjungannya di London, Inggris, Selasa (15/5/2018).

 

Ribuan warga Palestina di perbatasan Jalur Gaza melakukan demonstrasi dalam rangka menentang pembukaan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Yerusalem. Dalam aksi ini, massa pun menyuarakan tentang pengembalian hak para pengungsi Palestina untuk kembali ke desanya yang direbut dan diduduki Israel pasca-Perang Arab-Israel tahun 1948.

 

Erdogan menegaskan mendukung aksi warga Palestina di perbatasan Jalur Gaza. "Kami tidak akan membiarkan hari ini menjadi hari Muslim dunia kehilangan Yerusalem. Saya mengutuk tragedi kemanusiaan ini, genosida ini, baik yang dilakukan Israel ataupun AS," ujarnya.

 

Ia mengatakan, Bulan Sabit Merah Turki akan diutus ke Jalur Gaza. Mereka akan diperbantukan di beberapa fasilitas medis dan rumah sakit yang berada di sana.

 

Erdogan telah menjalin komunikasi via telepon dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Keduanya saling bertukar pandangan tentang pemindahan dan pembukaan Kedubes AS di Yerusalem serta serangan brutal pasukan Israel terhadap warga Palestina.

 

Aksi protes dan menentang pendudukan Israel telah dilakukan ribuan warga Palestina di perbatasan Jalur Gaza sejak akhir Maret lalu. Namun, aksi tersebut direspons secara brutal oleh Israel. Mereka tak segan menembaki para demonstran agar tak mendekati pagar perbatasan.[]

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

34 Pastor Asal Chile Mengundurkan Diri

19 Mei 2018 | 16:24 WIB

Diduga kuat ada pembahasan atau upaya menutup-nutupi skandal pelecehan seksual di Chile, semua Pastor di Chile mengundurkan diri hari Jumat (18/5). Ini adalah peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya. Demikian laporan yang dikutip dari VOA, Sabtu (19/5/2018).

Pangeran George dan Putri Charlotte jadi Pengiring Pernikahan Harry-Meghan

17 Mei 2018 | 19:16 WIB

Beberapa hari jelang pernikahan Pengeran Harry dan Meghan Markle, pihak kerajaan Inggris telah mengumumkan daftar yang akan menjadi pengiring pengantin yang dikenal dengan sebutan bridesmaids dan pageboys.

Curhatan Wanita Muslim Tertua Dunia :`Panjang Umur Adalah Hukuman`

18 Mei 2018 | 19:11 WIB

Seorang wanita Muslim bernama Koku Istambulova asal Republik Chechnya, mengklaim bahwa umurnya sudah mencapai 128 tahun. Dari pengakuan tersebut, pemerintah Rusia sendiri mengakui kalau Koku adalah manusia tertua di dunia yang masih hidup sampai sekarang.

Rezim Najib Razak Sisakan Utang Rp2.563 Triliun

21 Mei 2018 | 21:23 WIB

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, saat ini negaranya sedang terbebani oleh utang senilai lebih dari 1 triliun ringgit atau sekitar Rp2.563 triliun akibat salah kelola pemerintahan sebelumnya yang dipimpin Najib Razak.

 

ISIS Ancam Penggal Messi dan Ronaldo

19 Mei 2018 | 19:27 WIB

Organisasi teroris Islamic State in Iraq and Syria (ISIS), kembali menebar ancaman jelang perhelatan Piala Dunia 2018. Kelompok radikal itu kembali menyerukan bakal meneror jalannya event sepakbola terakbar yang akan dihelat di Rusia mulai 14 Juni tersebut.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber