metro

Ini Jurus Anies Baswedan Perangi Korupsi di Jakarta

Anggi SS | Rabu, 16 Mei 2018 12:29 WIB | PRINT BERITA

ist

 

JAKARTA, WB - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluncurkan Rencana Aksi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi atau Renaksi Pemberantasan Korupsi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Program ini merupakan kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperkuat pemberantasan korupsi di Jakarta.

 

Renaksi Pemberantasan Korupsi ini juga berisi daftar rencana dan target capaian di berbagai sektor. Mulai dari perencanaan penganggaran keuangan, pengadaan barang dan jasa, pelayanan masyarakat, pengelolaan aset daerah dan pengawasan di berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

 

"Peluncuran Renaksi Pemberantasan Korupsi ini bertujuan agar Pemprov DKI Jakarta dapat melakukan pencegahan korupsi secara sistematis," kata Anies, Selasa (15/5/2018).

 

Renaksi Pemberantasan Korupsi ini sangat penting bagi DKI Jakarta karena dirinya menyadari Jakarta memiliki beberapa faktor yang membuka peluang terjadinya korupsi.

 

Jakarta juga memiliki anggaran pemerintah yang besar, sehingga aktivitas belanja pemerintah juga lebih banyak. "Penyelenggaraan pemerintahan yang bersih merupakan janji saya kepada rakyat Jakarta," katanya.

 

Karena itu dia gembira dengan adanya dukungan KPK dalam mendukung program pencegahan korupsi di DKI Jakarta melalui Renaksi Pemberantasan Korupsi ini.

 

Salah satu program dalam Renaksi Pemberantasan Korupsi ini adalah pengembangan mekanisme "online data sharing" antara Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu (DPM PTSP) dengan SKPD-SKPD terkait.

 

Dengan adanya pengembangan sistem ini, nantinya SKPD pengawas akan dapat melakukan monitoring secara tepat waktu dan dapat melakukan penindakan segera jika ada pelanggaran.

 

"Contohnya jika ada laporan pelanggaran terhadap IMB, maka dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan akan dapat secara cepat melakukan pengecekan data dan kemudian menindaklanjutinya," kata Anies.[]

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

FKDM Jadi Andalan Deteksi Dini Ancaman Teroris di Jakarta

18 Mei 2018 | 22:33 WIB

Antisipasi masuknya aksi teroris ke ibukota. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik meminta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) lebih proaktif menyikapi situasi keamanan Jakarta, paska serangan teroris di Surabaya dan Riau.

Anies Akan Lepas Saham Pemprov di Pabrik Bir

17 Mei 2018 | 14:12 WIB

Dalam waktu dekat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan  akan melepas saham sebesar 26,25 persen di perusahaan yang memproduksi minuman beralkohol  PT Delta Djakarta senilai Ro 1 triliun.

Inilah Program Masjid Istiqlal Selama Ramadhan

17 Mei 2018 | 15:20 WIB

Menyambut keagungan dan kesucian bulan Ramadhan sebagai bulan nan penuh berkah, Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) menyuguhkan serangkaian gelaran Amaliyah Ramadhan kepada jamaah.

Pemprov DKI Jakarta Butuh Data Warga `Mantan Suriah`

17 Mei 2018 | 16:13 WIB

Terkait informasi adanya warga Jakarta yang baru kembali dari Suriah dan berpotensi melakukan aksi teror, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang melengkapi data-data kependudukan dan menyamakannya dengan data kepolisian.

Polda Metro Himbau Warga Jakarta Tetap Waspada

16 Mei 2018 | 11:29 WIB

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, mengimbau warga untuk tetap waspada akan teror lanjutan. Pernyataan tersebutmenyusul berbagai teror di tiga gereja di Surabaya, dan juga Mapolres Surabaya.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber