metro

Pemprov DKI Jakarta Butuh Data Warga `Mantan Suriah`

Edward WA | Kamis, 17 Mei 2018 16:13 WIB | PRINT BERITA

Sandiaga Uno /ist

 

JAKARTA, WB – Terkait informasi adanya warga Jakarta yang baru kembali dari Suriah dan berpotensi melakukan aksi teror, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang melengkapi data-data kependudukan dan menyamakannya dengan data kepolisian.

 

"Data-data yang paling kita tunggu juga yaitu warga yang baru pulang dari Suriah. Itu dipastikan harus diberikan perhatian khusus tanpa mendiskriminasi," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (17/5/2018).

 

Menurut Sandiaga, data-data tersebut bisa dianalisa supaya antisipasi teror bisa dilakukan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri sudah meminta RT dan RW untuk meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan sekitar. Termasuk terhadap penghuni indekos atau warga pendatang.

 

"Kita bisa ada kebijakan yang antisipatif, bukan kebijakan yang reaktif," ujar Sandiaga.

 

Sandiaga pun meminta pengawasan terhadap penghuni indekos jangan sampai menimbulkan gesekan. Dia meminta lurah, LMK, RW, dan RT, untuk bekerja sama. "Di sini kita harap leadership kepemimpinan mereka yang mengayomi. Jangan menghadirkan satu gesekan baru, tapi justru kita saling mewaspadai," kata Sandiaga. []

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Beginilah Rekayasa Lalin Saat Pembukaan Asian Games Besok

17 Agustus 2018 | 06:49 WIB

Upacara pembukaan Asian Games pada Sabtu (18/8/2018) besok di  kawasan Gelora Bung Karno ( GBK), Senayan pasti terjadi kepadatan lalulintas. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan melakukan rekayasa lalu lintas.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber