ekonomi

Darmin : Ekonomi Indonesia Masih Baik

SC Albari | Kamis, 24 Mei 2018 17:17 WIB | PRINT BERITA

Darmin Nasution /ist

 

JAKARTA, WB - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, sampai saat ini  kondisi ekonomi Indonesia belum lampu kuning alias harus berhati-hati terhadap datangnya krisis.

 

Darmin menuturkan, krisis ekonomi itu terjadi apabila sektor riil domestiknya tidak stabil dan berdampak terhadap sektor moneter. “Sebetulnya kalau ngomongnya lampu kuning ya agak berlebihan lah," kata Darmin saat ditemui di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, Kamis (24/5/2018).

 

Menurut Darmin, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tidak bisa serta merta menjadi patokan bahwa Indonesia mengalami krisis perekonomian.

 

“Tidak bisa, jangan (karena) kurs dolar bergerak, kemudian disimpulkan sudah mau krisis. Kalau krisis itu sektor rillnya juga harus goyang. Yang kemudian memberi dampak pada sektor moneter, masih belum lah," ujarnya.

 

Hanya saja, Darmin sependapat apabila kondisi ekonomi saat ini harus terus dipantau dan menjadi perhatian serius pemerintah dan terus dimonitor oleh pemerintah. []

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Musim Panas ini Buwas Jamin Stok Beras Aman

13 Juli 2018 | 09:47 WIB

Memasuki musim panas, Direktur Utama Bulog, Budi Waseso (Buwas) menjamin stok beras dimusim kemarau akan aman. Bahkan ia menjamin beras masih tersedia hingga akhir tahun.

Akhirnya Indonesia Akuisisi Saham Freeport

12 Juli 2018 | 18:31 WIB

Pemerintah Indonesia melalui holding BUMN pertambangan, PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum), resmi mengakuisisi 51 persen saham PT Freeport Indonesia (FI). Hal itu ditandai dengan ditandatanganinya Head of Agreement (HoA) antara PT Inalum (Persero) dengan Freeport McMoran selaku induk dari PTFI pada hari ini, Kamis (12/7/2018).

Rupiah Kembali Melempem

12 Juli 2018 | 11:29 WIB

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis pagi bergerak melemah 56 poin menjadi Rp 14.441 dibanding posisi sebelumnya Rp 14.385 per dolar AS.

Menteri Ini Bilang, Piala Dunia Picu Naiknya Harga Telur Ayam

17 Juli 2018 | 07:22 WIB

Selain soal pakan ternak yang naik gegara dolar melonjak menjadi pemicu tingginya harga telur ayam, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita punya asumsi lain. Menurutnya, perhelatan Piala Dunia 2018 ikut andil mendongkrak harga telur.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber