Hukum

Pendeta Henderson Setubuhi Mayat Korban

Purnama | Sabtu, 02 Juni 2018 12:19 WIB | PRINT BERITA

Pendeta Hendersom dam korban saat ditemukan /ist

 

WARTABUANA - Motif pembunuhan sadis Rosalia Cici Maretini Siahaan (21) dengan tersangka Pendeta Henderson Sembiring Kembaren terungkap. Pelaku cemburu karena korban ingin menikah dengan pacarnya. Pelaku marah dan menjerat leher gadis itu, setelah tewas, korban diperkosa.

 

Sebelumnya, Rosalia, jemaat Gereja Sidang Rohulkudus Indonesia yang ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar mandi, Kamis (31/5/2018). Pelaku sempat kabur dan berhasil ditangkap.

 

Pelaku yang juga ayah angkat korban mengaku cemburu pada Rosalia, yang disebut telah mempunyai kekasih yang akan segera menikahinya. Henderson mengaku membunuh Rosalia karena terbakar api cemburu.

 

Rosalia ditemukan tewas dengan kondisi leher seperti digorok. Saat mayatnya ditemukan, pada leher korban terdapat luka terbuka seperti terlilit seutas kawat jemuran yang membenam hingga ke daging.

 

Berdasarkan pengakuan Pendeta Henderson, setelah membunuh, birahinya tiba-tiba memuncak. Setelah itu dia pun kemudian melucuti celana korban dan menyetubuhi jasad tak bernyawa itu.

 

Karena tidak merasa nikmatn lantaran korban sduah jadi mayat, pendeta bejat kemudian beronani dan ejakulasi di atas tubuh korban yang setengah telanjang itu.

 

Henderson mengakui bahwa korban adalah anak angkatnya, belakangan mereka menjalin hubungan asmara selama tiga tahun terakhir. Hasil dari hubungan terlarang mereka itu, menurut Henderson, Rosalia sedang hamil tiga bulan.

 

“Habis ku bunuh, aku setubuhi dia. Menyesal kali aku sampai membunuhnya,” aku Henderson sembari menundukkan kepala.

 

Kasat Reskrim Polres Deliserdang, AKP Ruzi Gusman SIK, ketika dikonfirmasi menyebutkan, bahwa Pendeta Henderson Sembiring Kembaren dijerat Pasal 338 subsider pasal 340 KUHPidana dengan ancaman maksimal hukuman mati. []

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Wakil Ketua Komisi VII Diciduk KPK

14 Juli 2018 | 07:59 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menciduk anggota DPR RI. Kali ini lembaga anti rasuah itu menciduk Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber