dunia

Selama Ramadhan, Polisi Dubai Ciduk 112 Pengemis

Purnama | Rabu, 06 Juni 2018 12:26 WIB | PRINT BERITA

ist

DUBAI, WB - Selama bulan Ramadan, sebanyak 112 pengemis diamankan oleh Polisi Dubai. Sehingga jumlah total pengemis yang ditangkap sejak peluncuran kampanye anti-pengemis pada bulan April lalu menjadi 237 orang.


Direktur Kantor Polisi Naif, Brigadir Abdul Rahman Saeed Obaidallah mengatakan, polisi membagi kota itu menjadi zona berbeda berdasarkan konsentrasi pengemis disuatu daerah. Naif adalah zona merah pengemis dibandingkan dengan daerah lain. Wilayah ini sangat ramai dan memiliki banyak toko dan bangunan tempat tinggal. Brigadir Abdul mengatakan timnya telah menangkap 67 pengemis dari daerah Naif selama kampanye.


Sebagian besar pengemis adalah orang Asia. Mereka mengambil keuntungan momen Ramadhan yang menganjurkan penduduk untuk lebih dermawan. Menurut Brigadir Abdul, mereka datang dengan visa kunjungan.


"Kebanyakan dari mereka adalah penipu, mereka datang ke sini selama Ramadhan dengan visa kunjungan dan berkeliaran di sekitar masjid, mereka mengaku sebagai pengusaha saat mengajukan permohonan visa kunjungan," kata dia dilansir Gulf News, Rabu (6/6/2018).


Ramadan lalu, polisi menangkap 154 pengemis. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan dengan 641 orang pada tahun 2016. Sementara itu, Direktur Departemen Infiltrator di Polisi Dubai, Letnan Kolonel Ali Salem mengatakan bahwa 90 persen pengemis melakukan cara tradisional untuk mengemis. Sementara beberapa menggunakan cara baru untuk mencari sedekah.


"Kami menangkap pasangan Arab dengan tiga anak, memohon di dekat pusat medis di Bur Dubai dengan menunjukkan resep medis mereka kepada orang-orang," kata Letnan Kolonel Salem. Dalam insiden lain, dua saudara perempuan Arab dan seorang gadis dua tahun tertangkap sedang meminta orang-orang membeli obat-obatan untuk mereka. Setelah mendapatkan uang, mereka
akan mengembalikan obat-obatan ke apotek.


Letnan Kolonel Salem mengatakan seorang pria Asia ditangkap setelah sejumlah orang mengeluh tentang dia. Pria ini mencari uang dengan berpura-pura kehabisan uang untuk membeli bensin.


"Kami menangkapnya dari daerah Al Barsha dan dia memberi tahu kami bahwa satu orang memberinya 700 dirham, ini adalah cara mengemis dan orang-orang tidak bisa tertipu oleh metode
seperti itu," katanya.[]







EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Nerobos Pertandingan Final Piala Dunia, Band Pussy Riot Dihukum Penjara

18 Juli 2018 | 13:13 WIB

Anggota band Pussy Riot yang telah `membuat kejutan` karena menerobos masuk ke lapangan saat pertandingan final Piala Dunia antara Prancis vs Kroasia Ahad lalu. Mereka akhirnya dihukum penjara 15 hari oleh pengadilan Moskow.

Obama Sindir Trump Soal Kebijakan Politik

18 Juli 2018 | 10:08 WIB

Pada peringatan 100 tahun hari lahir pemimpin anti-apartheid Nelson Mandela, mantan presiden AS Barack Obama seperti menyindir presiden Donald Trump.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber