politik

Prabowo Ajak Pendukungnya Galang Dana Pemilu

Ibra Maulana | Jumat, 22 Juni 2018 20:49 WIB | PRINT BERITA

Prabowo Subianto /ist

 

JAKARTA, WB - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menilai jalan demokrasi Indonesia semakin melenceng dari pemikiran pendiri bangsa dan mengarah ke dalam liberalisasi demokrasi. Prabowo mengajak kader, simpatisan, dan rakyat menggalang dana perjuangan.

 

Pada akun facebooknya, yang diposting pada Selasa, 21 Juni 2018, mantan Danjen Kopasus itu mengatakan, demokrasi liberal berbiaya tinggi ini mengakibatkan banyaknya para pemimpin di semua level mulai dari tingkat desa sampai dengan tingkat nasional tersandera oleh kepentingan pemilik modal yang mendukungnya maju di kancah pemilihan.

 

Dampaknya, semakin hari semakin banyak pemimpin kita yang terjerat kasus korupsi dan persekongkolan bisnis kebijakan.

 

Pada alinea berikutnya, Prabowo mengatakan, politik balas budi yang mengakibatkan seorang pemimpin negeri ini tersandera oleh kepentingan pengusaha besar, taipan, bandar, dan cukong harus segera kita hentikan.

 

“Kita semua harus mencari, mewujudkan dan menciptakan pemimpin-pemimpin yang jujur, cerdas dan memiliki integritas tanpa adanya embel-embel di belakangnya,” ujar Prabowo.

 

Sosok paling kuat menjadi penantang Jokowi pada Pilpres 2019 itu mengajak kader, simpatisan, dan rakyat yang tak menginginkan negara ini dalam kondisi tersebut, agar menggalang dana perjuangan.

 

Sebuah apilkasi sarana penggalangan dana secara khusus diperuntukan guna mendukung perjuangan politik demi perbaikan kondisi Bangsa, Negara dan Rakyat, disebutkan Prabowo telah resmi diluncurkan.

 

Berikut link aplikasi galang perjuangan itu yang dapat di download :

https://t.me/GalangPerjuangan_bot

Link telegram : @GalangPerjuangan_bot

 

Contact Center :

Telegram id : @info_GalangPerjuangan

Whatsapp : 08578073648

[]

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Fokus Nyaleg, Johan Budi Mundur Jadi Tim Kampanye Jokowi

18 September 2018 | 13:31 WIB

Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi mengaku sudah melakukan diskusi dengan Istana Negara terkait mundur dari juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin dalam Pemilu Presiden 2019.

Jokowi Nomor Satu, Prabowo Nomor Urut Dua

21 September 2018 | 21:22 WIB

Komisi Pemilihan Umum (KPU), telah melakukan pengundian nomor urut capres-cawapres peserta Pilpres 2019. Pengundian dilakukan di Ruang Sidang Utama Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018) malam.

Nomor Urut Satu Sesuai Harapan Megawati

22 September 2018 | 08:29 WIB

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, menyambut gembira dan bersyukur atas nomor Pasangan Jokowi- Maruf Amin yang sarat dengan pesan sejarah untuk menjaga NKRI dengan hanya satu dasar Pancasila.

Dituding Kerap Kampanye SARA, Prabowo : Kami Lebih Pancasilais

24 September 2018 | 14:27 WIB

Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto, merasa dituding sebagai pihak yang berkampanye dengan menggunakan isu-isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Prabowo pun menampik dan menganggap pihaknya justru lebih Pancasilais.

KH Ma`ruf Amin Lepas Jabatan Rais Aam PBNU

22 September 2018 | 17:43 WIB

Cawapres nomor urut 1, KH Ma`ruf Amin, resmi melepas jabatannya sebagai Rais Aam PBNU, Sabtu (22/9/2018). Kini tugas Rais Aam PBNU dipercayakan kepada Wakil Rais Aam KH Miftahul Akhyar.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber