metro

Anies Curiga Buaya yang Berkeliaran Peliharaan Warga

Purnama | Jumat, 29 Juni 2018 10:11 WIB | PRINT BERITA

ist

JAKARTA, WB - Beberapa waktu ini kemunculan buaya di beberapa wilayah di Jakarta membuat heboh warga. Buaya muncul diperairan Pondok Dayung, Jakarta Utara Kamis di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) dan di Kali Grogol, Jakarta Barat.
 

Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencurigai buaya yang kerap terlihat itu adalah milik warga. Sehingga pihaknya sedang berkoordinasi dengan aparat terkait guna menelusuri dugaan tersebut.


"Ada sinyal kearah sana, kita mau cek," kata Anies, kepada awak media belum lama ini.


Pentingnya menelusuri hal tersebut agar menekankan bahwa sangat berbahaya apabila warga memilihara binatang buas tersebut di pemukiman padat penduduk.


"Untuk kita melakukan screaning kepada rumah-rumah lingkungan-lingkungan yang di tengarai memelihara binatang buas berbahaya yang tidak seharusnya dipelihara di lingkungan perumahan," timbalnya.


Anies kembali menyatakan hingga kini pihaknya belum mendeteksi keberadaan buaya itu dan masih diburu.


"Sekarang lagi dicari belum terdeteksi. Posisinya dimana. Tapi harapannya bagi kami, bukan hanya kasus tiga terakhir ini, tapi yang lebih penting adalah mencegah bagaimana ini tidak terulang kembali," pungkasnya. []








 

EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Dirlantas Pesan Kamera CCTV Elektronik dari China

19 September 2018 | 12:04 WIB

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemesanan kamera CCTV yang akan digunakan untuk tilang elektronik. Pemesanan kamera kata Yusuf dari negara tirai bambu, China.

Soal Wagub, Anies Tidak Mau Ikut Campur

19 September 2018 | 19:14 WIB

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tak mau ikut campur terlalu jauh soal siapa pengganti Sandiaga Uno sebagai wakil gubernur.

Oktober Tilang Elektronik Mulai Diberlakukan

18 September 2018 | 22:07 WIB

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf mengatakan sistem tilang elektronik (e-tilang) di Jakarta akan mengurangi praktik-praktik pungli di lapangan.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber