nasional

Pencarian (KM) Sinar Bangun akan Dihentikan

Purnama | Senin, 02 Juli 2018 16:44 WIB | PRINT BERITA

ist

JAKARTA, WB - Operasi pencarian korban kapal motor (KM) Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba, Sumatera Utara, akan dihentikan pada 3 Juli atau Selasa (3/7/2018). Keputusan penghentian pencarian telah disetujui oleh keluarga korban, dalam pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun, Basarnas, KNKT dan Jasa Marga di Pematang Raya, pada Ahad (1/7/2018) kemarin.


"Penghentian Operasi Pencarian Korban Tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun ditetapkan tanggal 3 Juli 2018," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.


Sutopo melanjutkan, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah melakukan penyelidikan dan analisa tenggelamnya KM Sinar Bangun untuk menghindari terjadinya kecelakaan yang sama. Namun, KNKT mengalami kesulitan, karena selama ini KNKT melakukan penyelidikan kapal tenggelam pada kedalaman sekitar 200 meter.


"Sedangkan Danau Toba memiliki kedalaman lebih diatas 450 meter sehingga mengalami kesulitan untuk melakukan investigasi, dibutuhkan peralatan khusus yang membutuhkan waktu merakit alat yang dibutuhkan untuk kondisi Danau Toba membutuhkan waktu perakitan empat pekan," katanya.


Sutopo menambahkan, hingga saat ini KNKT belum mengetahui situasi kapal untuk menentukan langkah-langkah lanjut dan peralatan yang akan digunakan.  


"Dari hasil penyelidikan, KNKT akan menyampaikan hasil investigasi penyebab tenggelamnya Kapal KM Sinar Bangun dalam tempo waktu 1,5 bulan yang akan datang," ujarnya.


Sebelumnya, Bupati Simalungun JR Saragih mengajak keluarga korban tenggelamnya KM Sinar Bangun, untuk merelakan dihentikannya proses pencarian korban di perairan Danau Toba. Tim SAR akan menghentikan proses pencarian korban KM Sinar Bangun pada 3 Juli mendatang.


"Ikhlaskan mereka yang sudah tenang di sana," ucap Bupati Simalungun, JR Saragih pada pertemuan Pemkab setempat, Basarnas, KNKT dan PT Jasa Raharja serta pemangku kepentingan lainnya di Balei Harungguan Djabanten Damanik, Pamatang Raya, Minggu.


Pertemuan diadakan menyikapi akan berakhirnya masa pencarian perpanjangan terakhir pada 3 Juli 2018. Digambarkan pengangkatan jasad korban yang kemungkinan besar tidak utuh lagi, bisa memberikan duka yang lebih memilukan lagi dan tidak baik untuk korban.


Pemkab Simalungun kata bupati, setelah pencarian berakhir pada Selasa, 3 Juli 2017, merencanakan mendirikan monumen untuk mengenang peristiwa itu dan pertanda bagi keluarga korban.


"Nama-nama para korban dituliskan pada prasasti monumen itu," kata Bupati.[]






EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

KPK : Kasus Bank Century Tidak Berhenti

20 September 2018 | 14:43 WIB

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, pihaknya tidak berhenti dalam menelusuri kasus mega korupsi Bank Century.

Rupiah Masih Letoy, Moeldoko : Ekonomi Kita Aman

18 September 2018 | 13:49 WIB

Menyikapi nilai rupiah yang kian letoy, Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko mengungkapkan kegiatan perekonomian yang terintegrasi secara global telah mempengaruhi kondisi ekonomi domestik, seperti halnya nilai tukar rupiah yang kian melemah

BPJS Kesehatan Alami Defisit DPR Putar Otak

18 September 2018 | 08:08 WIB

Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf M. Efendi menyarankan kepada pemerintah agar tidak setengah-setengah mengatasi masalah defisit terkait BPJS Kesehatan.

Kisruh Impor Beras, Jokowi Panggil Mendag dan Dirut Bulog

20 September 2018 | 14:23 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi), meminta Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution, guna memanggil Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Dirut Bulog Budi Waseso, agar menyelesaikan kisruh mengenai impor beras.

Ideologi Pancasila Mulai Pudar, Yuk Kuatkan Lewat Pelatihan Juru Bicara Pancasila

22 September 2018 | 17:26 WIB


Musim politik saat ini, begitu menguatnya politisasi agama yang seolah membuktikan falsafah kebangsaan yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa sebelumnya mulai tergerus.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber