nasional

Mundur dari Hanura, Ternyata ini Alasan Moeldoko

Purnama | Rabu, 04 Juli 2018 13:59 WIB | PRINT BERITA

ist

JAKARTA, WB - Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko, mengungkapkan alasannya mundur dari jabatannya sebagai wakil ketua Dewan Pembina Partai Hanura. Moeldoko mengaku ingin fokus pada perannya sebagai kepala staf Presiden.


"Ya, saya ingin berfokus kepada tugas-tugas yang saya hadapi sekarang," ujar Moeldoko, belum lama ini.


Moeldoko tidak menginginkan, tugasnya sebagai kepala staf Presiden terbagi konsentrasinya dengan tugasnya sebagai politisi Partai Hati Nurani Rakyat. Dengan begitu, Moeldoko pun memutuskan untuk pamit pada partai tersebut.


"Biar nanti tidak terbebani yang lain-lain. Itu saja alasan saya," katanya.


Mantan Panglima TNI ini menambahkan, dia tidak memiliki rencana bergabung ke partai politik lain setelah undur diri dari Partai Hanura.


Sebelumnya, Moeldoko menyampaikan rencana pengunduran diri tersebut saat disinggung soal sikap Partai Hanura terkait Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang berisi larangan bagi mantan koruptor maju sebagai calon legislatif pada Pemilu 2019. Namun, rencana tersebut belum disampaikan secara resmi kepada Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang maupun Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Jenderal Purnawirawan TNI Wiranto.


Keinginan meninggalkan Hanura ini terungkap saat Moeldoko berbincang dengan sejumlah awak media di kantornya. Ketika ditanya mengeni pandangan dia sebagai orang partai terkait Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang di dalamnya melarang mantan koruptor mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif, Meoldoko justru menyebut bahwa dia akan segera keluar dari Hanura.


"Saya sudah menyiapkan diri mengundurkan diri dari Hanura," ujar Moeldoko.


Moeldoko pun menceritakan, dia sebenarnya tidak pernah secara pribadi terlibat dalam urusan partai politik di Hanura. Jabatannya sebagai wakil ketua dewan pembina membuat Meoldoko lebih banyak berada di belakang dan tidak memberikan pengaruh banyak pada kinerja Partai Hanura.


"Untuk itu, saya mempertimbangkan mengundurkan diri karena tugas di sini (KSP) semakin tinggi frekuensinya. Makin banyak," kata Moeldoko.[]







EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

KPK : Kasus Bank Century Tidak Berhenti

20 September 2018 | 14:43 WIB

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, pihaknya tidak berhenti dalam menelusuri kasus mega korupsi Bank Century.

Rupiah Masih Letoy, Moeldoko : Ekonomi Kita Aman

18 September 2018 | 13:49 WIB

Menyikapi nilai rupiah yang kian letoy, Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko mengungkapkan kegiatan perekonomian yang terintegrasi secara global telah mempengaruhi kondisi ekonomi domestik, seperti halnya nilai tukar rupiah yang kian melemah

BPJS Kesehatan Alami Defisit DPR Putar Otak

18 September 2018 | 08:08 WIB

Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf M. Efendi menyarankan kepada pemerintah agar tidak setengah-setengah mengatasi masalah defisit terkait BPJS Kesehatan.

Kisruh Impor Beras, Jokowi Panggil Mendag dan Dirut Bulog

20 September 2018 | 14:23 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi), meminta Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution, guna memanggil Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Dirut Bulog Budi Waseso, agar menyelesaikan kisruh mengenai impor beras.

Ideologi Pancasila Mulai Pudar, Yuk Kuatkan Lewat Pelatihan Juru Bicara Pancasila

22 September 2018 | 17:26 WIB


Musim politik saat ini, begitu menguatnya politisasi agama yang seolah membuktikan falsafah kebangsaan yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa sebelumnya mulai tergerus.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber