arena

Kroasia Stop Langkah Rusia Di Piala Dunia

SC Albari | Minggu, 08 Juli 2018 06:26 WIB | PRINT BERITA

ist


SOCHI, WB — Langkah Timnas Rusia terhenti dan gagal melanjutkan ambisi menembus semifinal Piala Dunia 2018. Tuan rumah ditumbangkan Kroasia dengan skor 3-4 (2-2) lewat adu penalti pada laga perempat final di Stadion Sochi, Ahad (8/7/2018).


Meski gagal menuju semifinal, pencapaian Rusia di Piala Dunia tahun ini dinilai sebagai hasil yang memuaskan. Pelatih Stanislav Cherchesov mengatakan, hasil maksimal tahun ini sudah menjawab keraguan dunia atas prestasi sepak bola Beruang Merah tersebut.


"Kami hanya bisa membuktikan kelayakan kami dengan bekerja keras. Saya percaya bahwa orang-orang tak sekadar mulai mempercayai kami, tapi mereka juga mencintai kami," ujar Stanislav usai laga, dikutip BBC. Ia merasa masyarakat Rusia merasa mulai memiliki timnas kebanggaannya.


Rusia membuat kejutan di Piala Dunia 2018 yang digelar di negara sendiri. Tim berjuluk Sbornaya itu bukan unggulan. Akan tetapi, Igor Akinfeev cs mampu menembus babak 16 besar sebagai runner-up Grup A.


Pada babak 16 besar, Rusia menumbangkan juara Piala Dunia 2010 Spanyol, lewat adu penalti 4-3 setelah keduanya bermain imbang 1-1 selama 120 menit.


Hasil tersebut membuat Rusia menginjakkan kakinya di perempat final dan berjumpa Kroasia. Capain Rusia menembus babak delapan besar menjadi prestasi tertinggi skuat Sbornaya dalam 48 tahun terakhir. Selama 10 edisi Piala Dunia, Rusia tak sekalipun mampu menembus babak perempat final.


Terakhir kali Rusia berada di partai delapan besar, pada Piala Dunia 1970 di Meksiko. Waktu itu, Rusia masih bernama Uni Soviet. Namun partai perempat final 48 tahun lalu, berakhir dengan kekalahan 0-1 dari Uruguay.


Lepas itu, timnas Rusia bukan lagi menjadi timnas yang diperhitungkan. Bahkan di negaranya sendiri, timnas Rusia bukan menjadi tim yang difavoritkan. Tetapi, kerja keras Sbornaya tahun ini mengembalikan kepercayaan.


"Mereka kini tahu apa artinya timnas Rusia bagi mereka," sambung Cherchesov. Selanjutnya kata dia, Rusia harus mampu berambisi lebih. Ia berharap yang dicapai pasukannya saat ini sudah mengubah situasi ke arah yang lebih baik.[]








EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Pekan Kelima Liverpool Masih Sempurna

17 September 2018 | 09:47 WIB

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp tak ingin besar kepala dengan start sempurna anak asuhnya. Menurut dia, semua tim pasti akan mengalami masalah dalam perjalanannya sampai akhir musim.

PSG Pakai Kostum Air Jordan Lawan Liverpool

18 September 2018 | 05:32 WIB

Paris Saint-Germain (PSG), langsung berhadapan dengan finalis Liga Champions Eropa musim lalu, Liverpool, pada matchday pertama Grup C.

Jonathan Christie Kembali Gagal di China Open

20 September 2018 | 15:02 WIB

Tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, sukses meraih tiket perempatfinal China Terbuka 2018 level super 1000. Sementara itu, hasil mengecewakan kembali didapat Jonatan Christie.

Hotspur akan Turunkan Harry Kane

18 September 2018 | 05:57 WIB

Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, menjelaskan bahwa dirinya tidak berencana mencadangkan Harry Kane saat menghadapi Inter Milan di laga perdana Grup B Liga Champions.

Barcelona Permak PSV Empat Gol Tanpa Balas

19 September 2018 | 08:28 WIB

Pelatih PSV Eindhoven, Mark van Bommel, menerima kekalahan timnya atas BArcelona. Bommel mengakui timnya tak bisa mengimbangi kecepatan Barcelona hingga 90 menit. Meski demikian, Van Bommel menilai timnya tak pantas kalah telak.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber