politik

Soal Cawapres, PAN Mau ada Kekeluargaan

SC Albari | Jumat, 13 Juli 2018 10:54 WIB | PRINT BERITA

ist


JAKARTA, WB - Partai Amanat Nasional (PAN), masih meyakini jika pembahasan calon wakil presiden (cawapres) Prabowo akan dibicarakan secara kekeluargaan sesama koalisi. Hal ini terkait klaim Demokrat di mana Prabowo Subianto akan mengambil Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres.


Viva Yoga Mauladi, yang merupakan Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN),  mengatakan dalam suasana jelang pendaftaran capres dan cawapres Agustus mendatang, koalisi yang akan menjadi lawan Jokowi harus bisa dibicarakan bersama.


"Pastinya dalam suasana kekeluargaan, tidak tegang dan tidak rumit," kata Viva belum lama ini.


Menurutnya tidak ada partai yang bisa mengusung capres dan cawapres sendiri. Termasuk PAN juga tidak bisa mengusung sendiri maka, terang dia, harus didiskusikan dengan calon partai koalisi yang lain termasuk Gerindra, PAN, PKS dan Demokrat. Termasuk bila koalisi ini dikemudian hari ada perubahan nama capres atau penentuan cawapres. Karena itu, Viva menilai duet Prabowo-AHY sebagai pasangan capres dan cawapres belumlah pasti. "


Soal koalisi partai pilpres masih cair karena sedang dalam proses pematangan pembentukan koalisi. Batas akhir pendaftaran ke KPU pada 10 Agustus 2018," kata Viva.


Alasan Viva melihat pertemuan Prabowo dan SBY masih sangat cair, karena batas akhir pendaftaran ke KPU pada 10 Agustus 2018. Menurutnya masih banyak kemungkinan dan kejutan yang akan terjadi dalam pembentukan koalisi partai di pilpres.[] Indonesia yang berbeda agama, suku, dan pilihan politik," sebutnya.[]






EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

LSI : Elektabilitas Jokowi Masih Tinggi Dibanding Calon Lain

10 Juli 2018 | 15:18 WIB

Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, menyimpulkan bahwa elektabilitas Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden (capres) untuk Pilpres 2019, paska pelaksanaan pilkada serentak dinilai masih tertinggi dibanding calon lainnya. Elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta itu naik menjadi 49,30 persen dari 46 persen pada Mei.

Khofifah Siap Jadi Timses Jokowi

09 Juli 2018 | 14:31 WIB

Calon Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, kembali menyampaikan komitmen dukungannya terhadap bakal calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi).

Anies Dipinang Pilpres, Moeldoko : Siapapun Punya Kesempatan

09 Juli 2018 | 15:07 WIB

Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, disebut-sebut berpeluang menjadi calon presiden (capres) di pemilihan presiden 2019 mendatang. Menyikapi itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menanggapi isu tersebut.

Pengamat : Tudingan TGB Dukung Jokowi Terlalu Dini

12 Juli 2018 | 11:45 WIB

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Tuang Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi mendukung Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kepemimpinannya sebagai presiden. Menyikapi hal itu, analis politik dari lembaga survei Kedai Kopi, Hendri Satrio menilai terlalu dini jika hal tersebut dinilai sebagai keberpihakan.

Dilirik Prabowo Buat Wapres, AHY : Peluang itu Kita Olah

10 Juli 2018 | 09:16 WIB

Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tengah marak diperbincangkan terkait namanya yang akan disandingkan dengan Prabowo dalam bursa pilpres mendatang.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber