nasional

Ratusan Anggota IKAT Saksikan Pagelaran Seni Budaya Trenggalek di TMII

Purnama | Selasa, 17 Juli 2018 06:26 WIB | PRINT BERITA

ist

 

JAKARTA, WB - Pagelaran seni budaya Kabupaten Trenggalek di Anjungan Provinsi Jawa Timur Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (15/7/2018) disaksikan sang bupati yang baru saja terpilih sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur , Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc dan ratusan anggota Ikatan Keluarga Asal Trenggalek (IKAT) Jabodetabek.

 

Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan potensi daerah dengan mempromosikan seni budaya, produk unggulan dan pariwisata ini mendapat apresiasi dari para pelaku seni budaya Trenggalek dan  stakeholder lainnya.

 

Selain Bupati Emil Dardak, juga hadir di acara tersebut, Kepala Sub Bidang (Kasubid) Pengelolaan Anjungan Badan Penghubung Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur, Samad Widodo, SS, MM, beberapa anggota DPRD Kabupaten Trenggalek, Ketua Umum IKAT Fajar Tri Cahyono dan sejumlah pejabat daerah lainnya.

 

 

Sebelum pagelaran seni budaya digelar, Bupati Trenggalek dan sejumlah pejabat daerah menggelar sarasehan terkait pencapaian dan program pembangunan selanjutnya. Sarasehan itu menjadi menarik lantaran Emil Dardak nantinya naik jabatan menjadi Wakil Gubernur Jawa Timur.

 

Pagelaran seni budaya itu diawali dengan kata sambutan, Ketua IKAT Fajar Tri Cahyono yang mewakili ribuan warga Jabodetabek asal Trenggalek. Fajar menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Trenggalek yang sudah meluangkan waktunya untuk hadir di acara tersebut.

 

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Trenggalek yang sudah terpilih sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur, semoga ke depannya semakin maju, semakin sukses, tidak hanya untuk Trenggalek, tetapi untuk Jawa Timur,” ujar Fajar.

 

Setelah sajian tari Sadran Suci yang dipentaskan oleh 7 penari wanita berkostum hijau cerah, Bupati Trenggalek berkesempatan menyapa hadirin yang datang dari Trenggalek dan dari beberapa wilayah di Jabodetabek.

 

 Bupati Trenggalek Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc  menerima cenderamata dari Kasubid Pengelolaan Anjungan Badan Penghubung Daerah (Bapenda) Jawa Timur, Samad Widodo, SS, MM. /edkar

 

Emil Dardak yang datang bersama Arumi Bachsin, istrinya mengaku merasa bahagia bisa berada di antara sekian banyak orang asal Trenggalek yang tinggal di Jabodetabek. Emil mengapresiasi banyaknya warga Trenggalek yang pulang kampung saat Pilkada kemarin.   

 

“Insya Allah kami akan mendapatkan amanah yang baru untuk turut membangun Trenggalek dalam satu kesatuan Provinsi Jawa Timur. Saya juga berterima kasih dan bersyukur bahwa hampir 70% masyarakat Trenggalek merestui kami berangkat ke Jawa Timur,” ungkapnya.

 

Menurut Emil, amanah yang dipikulnya sekarang  harus dijawab tdengan konsistensi membangun Trenggalek yang  menjadi bagian dari cita-cita provinsi Jawa Timur untuk memajukan kawasan Selatan.

 

“Mungkin ini adalah pidato saya terlahir sebagai Bupati Trenggalek di acara seperti ini.  Mudah-mudahan saya masih diperkenankan hadir pada acara ini sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur,” harapnya.

 

 

Kontingen seni budaya yang tampil di acara itu diwakili sekitar 60 orang seniman yang datang langsung dari Trenggalek.  Acara dimulai dengan karawitan, Tari Bedhoya Mangkubumi, Tari Sadran Suci dan diakhiri sajian utama “Drama Tari Babad Sri Ratu Lowo”.

 

Tari Bedhoyo Mangkubumi berkisah tentang perjuangan Pangeran Mangkubumin saat melawan penjajah Belanda. Pangeran Mangkubumi mendapat dukungan dari rakyat Panggul dibawah kendali Demang Panggul Raden Panji Nawangkung. Belanda akhirnya kalah  dan Pengeran Mangkubumi menduduki Tahta Ngayogyakarto dengan gelar Sultan Hamengkubuwono.

 

Sebagai pengharagaan atas jasa Demang Panggul Raden Panji Nawangkung maka Pangeran Mangkubumi mengambil puteri Raden Panji  Nawangkung  yang bernama Bandara Mas Ayu Nitisari sebagai Garwo Ampil dan diboyong ke Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat.

 

 

Sebagai acara puncak, penyelenggara menyajikann Drama Tari “Babad Sri Ratu Lowo” yang bercerita tentang perburuan Joko Pangalasan di Desa Terang Ing Galih. Saat Berburu Joko Pangalasan melihat sosok hewan aneh.  Wujudnya seperti Lowo, namun memiliki bula lebat berwarna emas. Bulu hewan itu bercahaya ketika terkena sinar matahari.

 

Joko Pangalasan yang tertarik dengan sosok hewan itu kemudian memburunya. Saat dia sudah mengarahkan busur panahnya, hewan itu melarikan diri masuk ke dalam gua. Joko Pangalasan yang penasaran terus mengejar sampai di mulut gua yang dijaga prajurit Ratu Lowo.

 

Kemudian terjadi perang  tanding  antara Joko Pangalasan dan Ratu Lowo. Saat itulah tiba-tiba Ratu Lowo berubah menjadi putri yang cantik. Akhirnya keduanya menikah dan bersumpah untuk sama-sama menjaga kelestarian bumi.

 

Acara yang meriah dan penuh suka cita itu merupakan rangkaian Pergelaran Anugerah Duta Seni Budaya Jawa Timur. Setiap sajian mendapat penilaian dari dewan juri.

 

Kali ini bertindak sebagai Juri Pengamat, Suryandoro, S.Sn (Praktisi dan Pengamat Seni Tradisi), Eddie Karsito (Wartawan, Penggiat Seni & Budaya), Dra. Nursilah, M. Si. (Dosen Seni Tari Universitas Negeri Jakarta), dan Catur Yudianto (Kepala Bagian Pelestarian dan Pengembangan Bidang Budaya TMII).

 

Pergelaran Anugerah Duta Seni Budaya Jawa Timur bulan Juli 2018 berikutnya, akan tampil Kabupaten Nganjuk pada 22 Juli 2018 dan Kabupaten Pamekasan pada 29 Juli 2018  yang akan datang. []

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Aa Gym Minta Jangan Menuhankan Pilpres

11 Agustus 2018 | 15:46 WIB

Pimpinan Daarut Tauhid, Abdullah Gymnastiar atau yang akrab disapa Aa Gym, menjelaskan bahwa jelang pemilihan presiden (pilpres) 2019, masyarakat Indonesia diimbau menjaga ukhuwah (silaturahim).

Baznas akan Alokasikan Daging Qurban ke Lombok

07 Agustus 2018 | 14:36 WIB

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), langsung merespons bencana gempa pertama berkekuatan 6,4 skala richter di Lombok, NTB pada Ahad (29/7) lalu. Seminggu setelahnya, gempa 7 skala richter kembali mengguncang kawasan tersebut, sehingga Baznas kembali mengirimkan bantuan dari dana umat.

Jika Tidak Lolos Cek Kesehatan, Capres-Cawapres Bisa Diganti

13 Agustus 2018 | 15:10 WIB

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan, mengatakan bakal capres dan bakal cawapres bisa diganti jika tidak memenuhi syarat pemeriksaan kesehatan. Penggantian tersebut dilakukan oleh gabungan parpol pengusung bakal capres-cawapres tersebut.

Driver Ojol Ancam Demo Saat Asian Games

07 Agustus 2018 | 15:08 WIB

Para pengemudi ojek online mengancam akan melakukan aksi saat pembukaan Asian Games 2018, pada 18 Agustus 2018. Ancaman mereka terkait upaya mediasi antara perwakilan pengemudi ojek online dan aplikator yang difasilitasi oleh Direktorat Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polda Metro Jaya tidak menghasilkan titik temu.

AS Yakin Pemilu Pilpres Jujur dan Adil

10 Agustus 2018 | 22:24 WIB

Duta besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Joseph Donovan, menanggapi keriuhan yang saat ini dirasakan Indonesia dalam penentuan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di perhelatan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Pemerintah AS pun berharap pilpres mendatang dapat berjalan dengan aman, baik, jujur dan adil.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber