dunia

Nerobos Pertandingan Final Piala Dunia, Band Pussy Riot Dihukum Penjara

Nana Sumarna | Rabu, 18 Juli 2018 13:13 WIB | PRINT BERITA

ist

MOSKOW, WB - Anggota band Pussy Riot yang telah `membuat kejutan` karena menerobos masuk ke lapangan saat pertandingan final Piala Dunia antara Prancis vs Kroasia Ahad lalu. Mereka akhirnya dihukum penjara 15 hari oleh pengadilan Moskow.


Empat anggota band punk tersebut tiba-tiba berlari ke lapangan, saat pertandingan sedang berlangsung di Luzhniki Stadion. Pertandingan tersebut juga dihadiri oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan pejabat tinggi negara lainnya.


Tak hanya diganjar penjara pengadilan juga memutuskan hukuman lain. Pengadilan melarang band yang terdiri dari empat orang yaitu Veronika Nikulshina, Olga Pakhtusova, Olga Kurachyova dan Pyotr Verzilov, menghadiri ajang olahraga selama tiga tahun.


Sementara, Kurachyova mengatakan, aksi mereka yang sempat menghentikan pertandingan sesaat, ingin mempromosikan kebebesan berbicara dan kebijakan sanksi oleh FIFA. Ia menilai FIFA telah menjadi teman bagi kepala negara yang mengedapankan represi dan kekerasan terhadap hak asasi manusia.


"Disayangkan kami mengganggu pemain. Namun sayangnya FIFA telah terlibat dalam pertandingan yang tidak adil,"ucapnya, dikutip dari Skysports, Rabu (18/7/2018).


Verzilov menambahkan, bandnya ingin menunjukan bahwa negara melalui kebijakannya telah mengganggu tempat tinggal orang lain. Anggota Pussy Riot bukan pertama kalinya dipenjara. Pada 2012, mereka dipenjara saat tampil memprotes Putin di gereja. Saat itu, band tersebut dicap sebagai simbol anti-Kremlin.[]






EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Insinyur Jepang ini Buat Robot Terbesar Dunia

11 Agustus 2018 | 16:02 WIB

Terinspirasi dari serial animasi `Mobile Suit Gundam` seorang insinyur asal Jepang bernama Masaaki Nagumo telah menciptakan ultimate robot terbesar. Dikembangkan di Sakakibara Kikai, pembuat mesin pertanian, robot ini dinamai LW-Mononofu.

Curhatan Ayah Putri Duke of Sussex Bikin Haru

13 Agustus 2018 | 14:27 WIB

Ayah Meghan Markle, Thomas Markle, mengatakan dia telah berbohong pada Pangeran Harry mengenai skandal foto palsu paparazzi. Ia juga mengaku menutup telepon ketika sang menantu bilang "Jika kamu mendengarkanku ini semua takkan terjadi."

Sering Angkut Turis Gendut, Keledai di Kota Ini Banyak yang Lumpuh

07 Agustus 2018 | 16:14 WIB

Hewan keledai sudah dijadikan salah satu alat transportasi sejak ribuan tahun silam. Hewan mirip kuda ini, cukup tangguh untuk dibawa ke beragam medan yang begitu ekstrem. Sehingga keledai menjadi andalan banyak orang yang hidup di pegunungan.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber