Hukum

KPK Dalami Peran Inneke

Purnama | Senin, 23 Juli 2018 19:21 WIB | PRINT BERITA

ist

JAKARTA, WB - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), masih terus mendalami peran istri Fahmi Darmawansyah, Inneke Koesherawati, terkait pemesanan mobil yang diduga diberikan kepada Kepala Lapas Sukamiskin, Wahid Husen.


Seperti diketahui, suami dari artis 90-an itu diduga memberikan sejumlah uang dan dua unit mobil kepada Wahid terkait dengan fasilitas dan izin keluar penjara.


"Dalam pemesanan mobil, nanti akan didalami sejauh mana perannya," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Senin (23/7/2018).


Febri menuturkan, penyidik juga akan segera melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk mendalami kasus ini. Saksi-saksi yang bakal diperiksa berasal dari unsur pegawai Lapas Sukamiskin maupun narapidana yang mengetahui kasus dugaan suap tersebut.


"Saksi-saksi yang relevan tentu kami panggil nanti. Baik dari unsur pejabat atau pegawai lapas, napi ataupun pihak lain yang terkait," ujarnya.


KPK sendiri telah resmi menetapkan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen sebagai tersangka. KPK membongkar dugaan suap terhadap Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husen terkait jual beli fasilitas dan izin bagi para narapidana lewat operasi tangkap tangan, Sabtu (21/7/2018) pekan lalu.


Wahid ditetapkan sebagai tersangka bersama narapidana kasus korupsi Badan Keamanan Laut (Bakamla) Fahmi Darmawansyah, pegawai Lapas Sukamiskin Hendry Saputra, serta seorang narapidana kasus pidana umum Andri Rahmat.


Dalam kasus ini, lembaga antirasuah turut menyita uang sejumlah Rp 279 juta dan 1.410 dolar AS, serta dua unit mobil, yakni Mitsubishi Triton Exceed dan Mitsubishi Pajero Sport Dakkar.


Fahmi diduga memberikan sejumlah uang dan dua unit mobil kepada Wahid lewat Hendry dan Andri. Pemberian tersebut dilakukan Fahmi agar mendapat sejumlah fasilitas dalam sel dan kemudahan keluar-masuk Lapas Sukamiskin.[]







EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Gunakan Foto Tanpa Izin, Delapan Media Online Digugat Fotografer Senior

10 Agustus 2018 | 11:28 WIB

Gegara karya fotonya dipakai tanpa izin oleh delapan media online, fotografer senior Aryono Huboyo Djati melakukan upaya hukum berupasomasi. Kedelapan media online itu adalah Grid.id, Tribunnews.com, Detik.com,  MetroTVnews.com, MataMata.com, Poliklitik.com, KapanLagi.com, dan Merdeka.com.

Kenal di IG, Kencan di Hotel, Tewas Dibakar

09 Agustus 2018 | 13:19 WIB

Kasus pembunuhan sadis terhadap wanita muda Ferin Diah Anjani, seorang SPG cantik terungkap. Pelaku adalah Kristian Ari Wibowo, pemuda 30 tahun yang baru dikenal korban lewat instagram.

ICM Adukan Presiden Jokowi ke 4 Lembaga Negara

07 Agustus 2018 | 08:15 WIB

Pidato Presiden Jokowi dihadapan para relawannya saat Rapat Umum Relawan Jokowi di SICC, Sentul Bogor, Sabtu (4/8/2018) berbuntut panjang. Indonesia Court Monitoring (ICM) mengadukan Jokowi ke empat lembaga negara sekaligus.

Soal Mahar Politik Bukan Ranah KPK

14 Agustus 2018 | 12:10 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak bisa mendalami dugaan adanya mahar politik sebesar Rp500 miliar tiap parpol yang diduga dilakukan Sandiaga Uno.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber