dunia

Cina Mulai Gunakan Robot Buat Antar Paket

Ibra Maulana | Selasa, 24 Juli 2018 13:11 WIB | PRINT BERITA

ist


BEIJING, WB - Sebuah robot kuning-hitam seukuran mesin cuci mini berjalan-jalan mengantarkan pesanan di wilayah Kafka, pinggiran Kota Beijing, China. Ternyata Robot itu mengantarkan kebutuhan sehari-hari seperti makanan, minuman, dan buah-buahan dari toko ke rumah warga.

Oleh produsennya, Zhen Robotics, robot ini digadang-gadang sebagai masa depan sektor logistik di China, yang disebut nantinya akan mengantarkan sampai satu miliar paket setiap hari.


Dilengkapi dengan sistem GPS, kamera dan radar, robot beroda enam ini berjalan dengan kecepatan rata kurang dari 3 km/jam, atau setara dengan manusia berjalan santai, namun seorang pelanggan, sambil mengambil paket kacang dari 'perut' robot, mengatakan bahwa masih ada ruang untuk memperbaiki robot itu.


"Titik lemahnya ini tidak bisa mengantarkan langsung ke pintu seperti manusia. Tapi tetap masih cukup praktis. Robot ini mengantarkan relatif cepat," kata perempuan pelanggan itu, yang tidak tinggal di lantai dasar.


Robot itu mendapat keuntungan dari kesukaan konsumen China pada pembayaran non-tunai dan belanja online via smartphone.


China adalah pasar belanja online terbesar di dunia dengan lebih dari separuh penduduknya melakukan sedikitnya satu pembelian satu telepon pintar per bulan menurut firma PricewaterhouseCoopers.


Masyarakat di sana pun terbiasa dengan pembayaran non-tunai dan melakukan pembelian online melalui smartphone, mulai dari tisu toilet sampai pakaian. Dan mereka bisa melakukan beberapa kali pembelian dalam sehari.


Untuk menikmati layanan kiriman robot ini, pelanggan tinggal memilih produk yang diinginkan, mengklik alamat dan membayar melalui smartphone. Petugas toko akan memasukkan belanjaan ke `perut` robot, lalu robot pun akan mengantarkan ke rumah pembeli.


Liu Zhiyong, pendiri dan CEO Zhen Robotics, yang memproduksi robot, melihat masa depan cerah bagi robot kuningnya.


"Saat ini, ada 100 juta paket yang dikirim setiap hari di China. Di masa mendatang akan menjadi satu miliar. Manusia tidak akan mampu mengirimnya, kita butuh banyak robot untuk mengisi kekurangan tenaga ini. Juga untuk mengurangi biaya," katanya.[]






EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Insinyur Jepang ini Buat Robot Terbesar Dunia

11 Agustus 2018 | 16:02 WIB

Terinspirasi dari serial animasi `Mobile Suit Gundam` seorang insinyur asal Jepang bernama Masaaki Nagumo telah menciptakan ultimate robot terbesar. Dikembangkan di Sakakibara Kikai, pembuat mesin pertanian, robot ini dinamai LW-Mononofu.

Curhatan Ayah Putri Duke of Sussex Bikin Haru

13 Agustus 2018 | 14:27 WIB

Ayah Meghan Markle, Thomas Markle, mengatakan dia telah berbohong pada Pangeran Harry mengenai skandal foto palsu paparazzi. Ia juga mengaku menutup telepon ketika sang menantu bilang "Jika kamu mendengarkanku ini semua takkan terjadi."

Sering Angkut Turis Gendut, Keledai di Kota Ini Banyak yang Lumpuh

07 Agustus 2018 | 16:14 WIB

Hewan keledai sudah dijadikan salah satu alat transportasi sejak ribuan tahun silam. Hewan mirip kuda ini, cukup tangguh untuk dibawa ke beragam medan yang begitu ekstrem. Sehingga keledai menjadi andalan banyak orang yang hidup di pegunungan.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber