politik

Pengamat Framing Negatif Prabowo, Ini Komentar Gerindra

Anggi SS | Sabtu, 04 Agustus 2018 16:41 WIB | PRINT BERITA

Prabowo Subianto /ist

 

WARTABUANA -  Komentar Trubus Rahadiansyah, pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, tentang pribadi Trubus Rahadiansyah dianggap ucapan ngawur dan fitnah oleh Wakil Sekjen Partai Gerindra Sudaryono.

 

Sudaryono yang pernah menjadi sekretaris pribadi Prabowo Subianto menyampaikan keprihatinannya terkait komentar Trubus Rahadiansyah  yang menilai kepribadian orang nomor satu di Partai Gerindra secar negatif.

 

"Dia tidak mengenal Prabowo, mestinya tidak berkomentar soal hal-hal yang tidak diketahuinya. Ngawur, Ini bisa  kepada negative news, bahkan menjurus kepada fitnah," kata Sudaryono, di Jakarta, Jumat (3/8/2018).

 

Ironisnya, menurut Sudaryono, pengamat tersebut membawa-bawa nama besar kampusnya, sehingga berpotensi  merugikan nama baik segenap civitas akademica  kampusnya itu. “Kasihan kampusnya, bukan mengomentari kebijakan publik atau pun politik secara akademis, tetapi malah bicara ngawur soal pribadi seseorang," katanya

 

Sudaryono mengingatkan, pada saat ini hanya ada dua calon Presiden RI yang paling kuat, yaitu Jokowi, dan Prabowo Subianto. Selain itu, Prabowo Subianto adalah pemimpin partai, yaitu Ketua Umum / Ketua Dewan Pembina Partai Prabowo, jadi ngawur sekali komentar pengamat itu.

 

Sudaryono menambahkan, Prabowo maju menjadi Capres bukan dari keinginan Prabowo Subianto, tapi didorong oleh semua kader Partai Gerindra dari Aceh hingga Papua.

 

"Bukan itu saja, hasil keputusan Ijtima Ulama dan Umat juga merekomendasikan Prabowo Subianto menjadi Capres RI," kata Sudaryono.

 

Menurut Sudaryono, Prabowo ingin mengaplikasikan visi dan misi serta program kerja dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat.  "Rakyat sedang sulit kondisi ekonomi nya. Program kita akan banyak fokus pada program ekonomi. Pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan pekerjaan dan juga bagaimana harga harga kebutuhan bisa terjangkau bagi masyarakat," tambahnya.

 

Karena itulah, Sudaryono meminta agar  pengamat  Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah tidak asal berkomentar.[]

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Periksa Kesehatan, Sandiaga Mau Puasa

11 Agustus 2018 | 15:27 WIB

Pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto dan Sandiaga Solahudin Uno, akan menjalani pemeriksaan kesehatan pada pekan depan yang digelar oleh KPU RI.

Sandiaga Uno Jadi Wapres Prabowo

09 Agustus 2018 | 23:51 WIB

Calon presiden dari partai Gerindra, Prabowo Subianto mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon presiden. Maju sebagai Capres, Prabowo menunjuk Wakil ketua Umum Gerindra, Sandiaga Uno untuk menjadi calon wakil presiden.

Ini Alasan Jokowi Pilih Gedung Joeang Untuk Titik Kumpul

10 Agustus 2018 | 10:49 WIB

Capres petahana, Joko Widodo (Jokowi) memilih Gedung Joang 45 sebagai lokasi awal berkumpul bersama cawapresnya KH Ma`aruf Amin sebelum mendaftarkan diri ke KPU RI sebagai peserta Pilpres 2019.

Prabowo : PAN dan PKS Legowo Tidak Minta Posisi Wapres

10 Agustus 2018 | 07:27 WIB

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengucapkan terima kasih kepada pimpinan partai koalisinya seperti PAN dan PKS. Prabowo mengatakan dua partai pendukungnya itu sudah legowo tidak mendapatkan posisi bakal calon wakil presiden.

Mundur dari Gerindra, PAN Buka Pintu untuk Sandiaga

10 Agustus 2018 | 22:40 WIB

Sejak dua hari terakhir jelang pendaftaran Capres-Cawapres, terlihat jika pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019, selalu menggunakan kemeja berwarna biru.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber