Hukum

Soal Mahar Politik Bukan Ranah KPK

Anggi SS | Selasa, 14 Agustus 2018 12:10 WIB | PRINT BERITA

ist

WARTABUANA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak bisa mendalami dugaan adanya mahar politik sebesar Rp500 miliar tiap parpol yang diduga dilakukan Sandiaga Uno.
 

"Mahar-mahar itu jelas bukan kewenangan KPK. Akan tetapi KPK melakukan koordinasi dengan KPU dan Bawaslu," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, belumlama ini.
 
 
Merujuk pada tugas pokok dan fungsi KPK, Saut menyebut `transaksi fulus biar mulus` itu baru bisa diusut jika menyangkut penyelenggara negara. Namun kata Saut lain halnya bila bantuan dana tersebut bersumber dari hasil korupsi sebagaimana terdapat pada kasus pilkada serentak yang belum lama ini.


Saut mengatakan beberapa rekomendasi kepada partai politik dari hasil kajian yang dilakukan pihaknya, antara lain tentang sumber dana, iuran anggota, tata kelola dan kaderisasi yang transparan di dalam partai politik.


"Hal itu lebih pada perlunya integritas partai politik dalam membangun peradaban baru politik elektoral di negara ini," lanjutnya.


Sebagai informasi, sebelumnya Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menyebut Sandi memberikan mahar. Andi menolak meminta maaf terkait ucapan tudinganya itu. Andi menyebut, Sandi sendiri telah mengakui soal Rp500 miliar itu.


Dalam cuitnya di Twitter, Andi menyebut masing-masing partai pendukung Prabowo, PKS dan PAN, mendapat Rp500 miliar dari Sandiaga.


Uang tersebut diduga untuk melancarkan proses pemilihan Sandi sebagai cawapres Prabowo.[]
 
 
 
 
EDITOR : M. Jasri
Baca Juga








TERKINI



TERPOPULER

Jebolan Finalis Indonesian Idol jadi Begal Mobil

20 September 2018 | 14:35 WIB

Dede Richo Ramalinggam, (Dede Idol), dibekuk Polisi lantaran terlibat kasus pencurian spesialis pecah kaca di kawasan Tangerang Selatan.

KPK akan Turun Tangan Benahi Lapas Kasus Korupsi

17 September 2018 | 18:55 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akan turun tangan membenahi lembaga pemasyarakatan (lapas) khususnya narapidana kasus korupsi.

Polisi Ungkap Peredaran Shabu dalam Kotak Pensil

21 September 2018 | 16:18 WIB

Polisi berhasil mengungkap penyelundupan narkoba jenis sabu dengan modus baru. Pelaku menyimpan narkoba di kotak pensil warna. Jaringan ini terkait jaringan narkoba Indonesia-Uganda.

Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber