Musik

Dihiasi Suara Gamelan Bali, Sandflower Rilis `Ocean`

Anggi SS | Minggu, 09 September 2018 15:22 WIB | PRINT BERITA

Sandflower /ist

 

WARTABUANA – Single perdana Sandflower berjudul “Do Watchu Wanna (Boey Tranga)” empat tahun lalu sempat mencuri perhatian industri musik indie hip hop New York. Kini di kota yang sama Sandflower kembali meluncurkan single terbaru berjudul “Oceans”.

 

“Oceans” yang dirilis awal September ini bercerita tentang perdamaian, toleransi dan persatuan antar sesama manusia di jagad tanpa batasan bangsa, bahasa, agama maupun genre.

 

Karya Sandflower yang lahir dan besar di Brooklyn, New York ini dipengaruhi beragam latar belakang budaya dan kental dengan lirik-lirik sosial dan keberagaman.

 

Pertama kali merelease single, Sandflower mencuri perhatian industri musik indie hip hop di kota New York. Tahun 2017 dia melepas lagu kedua berjudul “Sugar Honey Ice Tea”. Maret 2018 dia  mengeluarkan lagu “Regulas”.

 

Sandflower sering mendapat undangan perform l di berbagai acara skala lokal dan internasional. Bahkan dia pernah tampil dalam acara Saturday Night Live bersama Dua Lipa.

 

 Sandflower dalam beragam pose /ist

Lagu Oceans menjadi single yang berbeda dibandingkan lagu-lagu sebelumnya, karena untuk pertama kalinya Sandflower bekerjasama dengan musisi Indonesia, Hendra Ganarto dari group DuaPercussion.

 

Kerjasama produksi musik ini pertama kali digagas oleh Maya Naratama, pengarah kreatif, produser dan founder dari Acha Productions di New York. Gagasan ini muncul saat manajemen Sandflower, Anton Darmawan memperdengarkan kepada Maya beragam single dari Sandflower yang setiap lagu mempunyai sentuhan musik dan alur nada yang berbeda, dan Sandflower ingin mengeksplorasi musiknya.

 

Maya kemudian menggagas untuk berkolaborasi dengan DuoPercussion yang karya musiknya banyak menggunakan instrumen musik tradisional, termasuk gamelan. “Ini merupakan kesempatan yang sangat bagus untuk musisi Indonesia masuk ke industri musik Amerika. Melalui musik, para musisi dari dua negara ini dapat mengeksplorasi, berkreasi dan mencipta musik yang dapat diterima secara internasional,” jelas Maya, Project Manager sekaligus Public Relations untuk kolaborasi ini.

 

Sandflower dan David Sisko, produser musik New York yang mengaransemen seluruh album dari Sandflower, menyukai aransemen DuoPercussion dan berminat untuk bekerjasama. David Sisko, tertarik untuk memasukkan unsur suara gamelan Bali yang dibuat oleh DuoPercussion, selain unsur perkusi yang menjadi ciri dari group ini.

 

 Hendra DuaPercuussion /ist

“Sandflower dan saya sangat bersemangat menggabungkan gamelan tradisional dari aransemen DuoPercussion ke dalam lagu Oceans ini. Kita tidak hanya secara simbolis membuat hubungan antara Negara dan budaya untuk bekerjasama, tetapi karena kita sama-sama menyukai instrumen ini. Ini sangat menarik secara sonic, dan bisa digunakan untuk semua jenis musik. Gamelan mempunyai ciri yang perkusif, keras, tenang, menenangkan dan menarik,” ujar David.

 

David adalah produser musik yang pernah bekerjasama dalam album-album musisi dunia seperti Duranduran, Kelly Clarkson, Julian Lennon dan Justin Timberlake.

 

Setelah melalui proses produksi musik digital sekitar 6 bulan antar New York dan Bali  serta mastering dilakukan oleh Mike Tucci di Los Angeles, akhirnya Oceans, yang dinyanyikan Sandflower featuring DuoPercussion siap diluncurkan. Single Oceans dapat diunduh melalui Spotify, Soundcloud, iTunes, Google Play dan aplikasi lainnya.

 

Tidak hanya gamelan Bali saja yang digunakan, tetapi sebagai sentuhan akhir untuk cover single lagu Oceans ini, Sandflower memakai baju couture rancangan desainer Bali Shinta Chrisna yang unik dan extravaganza. Busana itu diterbangkan dari Bali ke kota New York. []

 

 

EDITOR : Fuad Rohimi
Baca Juga








Home | nasional | dunia | metro | ekonomi | parlemen | arena | seleberita | telco | gadget | otomotif | info tekno | jalan-jalan | kelambu | curhat sehat | hidup sehat | sportainment | potret | Launching | enterpreneur | profil | politik | ragam | Hukum | Ceremony | Resensi | Film | Musik | Wow... |

Tentang Kami | Kontak Kami | Pedoman Media Siber