Korea Indonesia Film Festival 2019 Digelar di Lima Kota

65

WARTABUANA –  Mengulang sukses Korea Indonesia Film Festival (KIFF) 2018, tahun ini KIFF akan kembali digelar  pada tanggal 10 Oktober hingga 13 Oktober 2019  di lima kota. Rangkaian acara dimulai dengan penayangan film Sunny dan Bebas pada Rabu, 9 Oktober di CGV Grand Indonesia.

Acara tahunan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Korea untuk Republik Indonesia dan dilaksanakan oleh Korean Cultural Center (KCC) Indonesia dan CGV Cinemas ini bertujuan untuk memperkuat kegiatan pertukaran budaya Indonesia dan Korea di Indonesia melalui film.

KIFF diadakan pertama kali pada tahun 2013 dan kemudian menjadi acara tahunan dengan okupansi kursi rata-rata mencapai 70%, mengambil peran dalam ‘Korean Wave’,  istilah untuk semakin berkembang dan populernya sisi hiburan dan budaya asal Korea, termasuk musik dan drama Korea di Indonesia.

KIFF tahun ini berlangsung di lima kota, yaitu Jakarta (CGV Grand Indonesia), Bandung (CGV Paris van Java), Yogyakarta (CGV Jwalk), Surabaya (CGV Marvell City) dan Medan (CGV Focal Point).

Sebanyak 15 film Korea akan tayang selama KIFF 2019, sekaligus mengedukasi penonton tentang sejarah, budaya dan kehidupan sosial masyarakat Korea. Penayangan film-film Korea ini juga menjadi ajang pertukaran budaya dan diharapkan bisa memberikan manfaat positif untuk pelaku perfilman kedua negara dan juga memperkuat hubungan antara Korea dan Indonesia.

Perkembangan perfilman Korea dan juga Indonesia makin menunjukkan kualitasnya sehingga semakin mendapat tempat di hati penonton film.

Film ‘The Bad Guys: Reign of Chaos’ yang disutradarai oleh Son Yong-ho dan dibintangi oleh Kim Sang-joong, Ma Dong-seok dan Kim A-joong akan menjadi pembuka KIFF 2019 pada 10 Oktober. Sementara itu, film Korea unggulan lainnya yang akan diputar selama festival di antaranya ‘Tazza: One Eyed Jack’, ‘The Gangster, The Cop the Devil’, ‘Parasite’. Sedangkan film Indonesia akan menampilkan antara lain, ‘Bebas’, dan ‘Dua Garis Biru’. Pada pemutaran kedua film tersebut, para pemainnya akan hadir untuk menyapa, ataupun berdiskusi dengan penonton.

Duta Besar Republik Korea untuk Republik Indonesia, pejabat pemerintah Indonesia, pekerja film Indonesia dan tamu penting lainnya termasuk aktris utama film ‘Sunny’, Kang Sora diagendakan menghadiri  pembukaan KIFF 2019 pada  10 Oktober. Film Sunny yang dirilis pada tahun 2011 ini diproduksi ulang oleh Miles Films dengan judul ‘Bebas’ yang rilis nasional di bioskop mulai tanggal 3 Oktober 2019.

Perkembangan perfilman Korea dan juga Indonesia makin menunjukkan kualitasnya sehingga semakin mendapat tempat di hati penonton film. Banyak film Korea dan Indonesia, termasuk para pemain filmnya yang tidak kalah saing dibanding negara lainnya, terbukti dengan berbagai film yang mendapatkan penghargaan di festival film internasional besar.

Industri film juga menjadi bagian penting untuk mempromosikan indusri kreatif dan seni budaya kedua negara tersebut ke suluruh dunia, terutama negara-negara tetangga kedua negara tersebut di benua Asia. Industri film juga bisa diukur dari semakin berkembang dan banyaknya penonton film-film Korea dan Indonesia.

Pada KIFF 2019, penonton bisa menikmati film-film yang diputar cukup dengan harga tiket Rp. 15.000,- (lima belas ribu rupiah) saja. Penonton bisa langsung hadir pada hari-H dan langsung membeli tiket-tiket film yang akan ditontonnya hari itu di ticket box. Ticket box KIFF 2019 dibuka mulai jam 10.00 WIB di hari-hari festival.

Ke depannya, Kedutaan Besar Republik Korea untuk Republik Indonesia, KCC Indonesia dan CGV Cinemas akan terus berkomitmen mengadakan kegiatan seni dan budaya seperti ini guna terus menjalin komunikasi dan menjaga hubungan diplomatik kedua negara yang telah berlangsung hampir 50 tahun.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here