Wanita Ini Lahirkan Anak Kembar dari Dua Pria Berbeda

295

WARTABUANA – Melalui proses bayi tabung, telah lahir sepasang bayi kembar dengan ayah berbeda. Bayi kembar yang lahir di Inggris itu berjenis kelamin beda, bayi perempuan diberi nama Alexandra dan bayi laki-laki bernama Calder.

Ayah mereka adalah pasangan homo seksual bernama Simon dan Graeme Berney-Edwards asal London. Simon adalah ayah Alexandra, sedangkan Graeme ayah Calder.

Awalnya, Simon dan Graeme ingin memiliki keturunan, kemudian mereka bertemu Meg Stone (32), wanita asal Kanada yang mau menjadi ibu pengganti yang diberi imbalan uang untuk ‘menyewakan’ rahimnya dengan program in vitro fertilisation (IVF).

Med diantara Simon dan Graeme /ist

”Saya lihat profil Simon dan Graeme di situs surogasi dan senyuman mereka terlihat indah. Saya baru saja berpisah dari pasangan dan belum siap untuk punya anak lagi, jadi saya ingin membantu seseorang,” ungkap Meg.

Sebelum ke Kanada, kedua pasangan gay itu memilih donor sel telur tanpa identitas, kemudian terbang ke klinik kesuburan di Los Angeles untuk pembuahan. ”Kita tidak bisa memutuskan siapa yang akan menjadi ayah biologis. Graeme mengatakan, harusnya saya, tetapi saya mengatakan bahwa dia memiliki hak yang sama seperti saya,” kata Simon.

Mereka senang ketika mendapat kabar bawha pembuahan bisa dilakukan  berdua. “Mereka mengatakan bahwa kami dapat membuat separuh embrio hasil pembuahan dari sperma saya dan kemudian separuhnya dari sperma Graeme,” ujar Simon.

Setelah sel telur dari donor dibuahi sperma Simon dan Graeme, dua embrio telur dibekukan, lalu dimasukkan ke dalam rahim Meg enam bulan kemudian. Setelah dua minggu, Meg mengatakan dirinya hamil. Diketahui, program bayi tabung ini menghabiskan biaya hingga senilai Rp 462,37 juta.

”Meg sungguh luar biasa, dan itu sebenarnya berarti dia hamil oleh dua pria dalam waktu bersamaan. Berkat keajaiban IVF, kami dapat mencapai impian kami,” ucap Simon.

Kehamilan berjalan lancar, hingga pada minggu ke-31 Meg merasa sudah akan melahirkan. Ketiga orang tua ini pun sempat takut anaknya tidak lahir dengan kondisi sehat karena terlalu cepat 5 minggu. Namun, ternyata Meg melahirkan saat usia kandungan 36 minggu.

Meg sendiri mengaku, Simon dan Graeme sekarang sudah seperti saudara sendiri. Mereka menyebut saya Tummy Mummy si kembar. “Saya suka itu. Rasanya luar biasa mengandung dua embrio dari dua ayah. Sains sungguh menakjubkan,” ungkap Meg. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here