‘Hankook Tire’ Ban Balap Dunia Formula E

10

WARTABUANA – Federasi Otomotif Internasional atau Federation Internationale de l’Automobile (FIA) mengonfirmasi bahwa produsen ban asal Korea Selatan, Hankook Tire & Technology, repilih sebagai mitra ban Gen3 dari Kejuaraan Balap Dunia Formula E ABB FIA yang dipilih melalui proses tender dan persetujuan Dewan Motor Sport Dunia FIA.

Menjadi mitra ban resmi bagi street racing khusus mobil listrik yang pertama dan satu-satunya di dunia, akan memperkuat kampanye global dan komitmen Hankook Tire terhadap keberlanjutan dan perlindungan lingkungan di seluruh dunia.

“Karyawan kami di seluruh dunia sangat bangga, bahwa Hankook telah dipilih oleh FIA setelah proses tender dan persetujuan Dewan Motor Sport Dunia FIA sebagai mitra ban dan teknologi untuk Kejuaraan Formula E ABB FIA di masa mendatang,” ucap Sooil Lee, Presiden dan COO Hankook Tire & Technology, dalam siaran persnya.

“Kami bertujuan sejalan dengan Formula E menuju pertumbuhan berkelanjutan, dan kami senang menjadi bagian dari perjalanan ini sebagai mitra Gen3 mereka,” lanjut dia.

Pada Desember lalu, FIA mengumumkan status Formula E menjadi world championship atau kejuaraan dunia terhitung musim 2020-2021, menjadikan ajang ini sebagai kompetisi balap single-seater pertama selain Formula 1.

Ketika Gen3 diluncurkan, Formula E akan menggelar setiap balapan di wilayah metropolitan di seluruh dunia, didukung ban Hankook yang diproduksi berkelanjutan, tahan lama, dan hemat energi.

“Sangat mengesankan bagaimana FIA dan Kejuaraan Formula E ABB FIA berupaya mengatasi masalah perubahan iklim dan polusi udara di lingkungan perkotaan dengan mempromosikan adopsi kendaraan listrik melalui seri balap mobil khusus listrik ini kepada masyarakat global,” kata Lee.

Pabrikan mobil listrik terkemuka telah menggunakan ban mobil listrik yang dirancang khusus oleh Hankook Tire untuk komponen asli road car mereka.

Ban khusus Formula E dilengkapi teknologi inovatif dan konektivitas yang dapat digunakan baik pada kondisi basah dan kering untuk berbagai perhelatan.

Ban itu akan menawarkan rolling resistance yang sangat rendah, cocok untuk meningkatkan efisiensi kendaraan listrik. Selain itu, ban itu memberikan performa yang tahan lama berkat bahan baku berbasis alam (bio-sourced material) serta karet yang berkelanjutan.[]